,
02 November 2019 | dibaca: 273 Kali
TMMD Resmi Ditutup Laksamana Budi Purwanto Di Desa Lermatan 
noeh21

Saumlaki, Skandal

​​​​​​Penutupan Kegiatan TTMD ke 106 di wilayah Kodim 1507 dipusatkan di Desa Bomaki dan Desa Lermatan akhirnya ditutup oleh Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (DANLANTAMAL) IX Ambon Laksamana pertama Budi Purwanto di Desa Lermatan Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar Provinsi Maluku, 31 Oktober 2019. Pukul 10. Wit.





Dalam Upacara Kegiatan Penutupan itu, dihadiri oleh Wakil Bupati Agustinus Utuwali, Istri Komandan Lantamal IX Ambon Ny. Dhiyah Kusumawati Aspotmar Danlantamar IX Kolonel Marinir Nanang Purwo, Komandan Kodim 1507 Letkol Inf.Rahmad Saerodin, Letkol Kasiter Korem 151.Yoyok, Kolonel. Hartono Danrem  151, Mayor Labuton Kasiter Kodam XVI Patimura, Wakapolres  Edhi Tehtol bersama rombongan lainnya, serta  pasukan TNI AD, TNI AL, TNI AU, POLRES Sanpol dan Siswa siswi dari kedua Desa itu.

Budi Purwanto yang betindak pembina upacara dalam sambutan yang di bacakanya mengatakan dengan berakhirnya kegiatan TMMD di Kabupaten KKT dan Kab Almahera Barat adalah  Wujud pengabdian TNI, bersinerji dengan kementrian dan lembaga lainnya untuk membantu mempercepat pembangunan di Derah demi tercapainya pembangunan didaerah, demi tercapainya kesejatraan rakyat.

Sesuai dengan Tema TMMD, yaitu melalui TMMD, kita wujudkan percepatan pembangunan untuk kesejatraan masyarakat, tema tersebut agar menjadi tongkat untuk saling bekerja sama dalam membangun daerah guna mengatasi berbagai masala dan tantangan dibidang teknogi, ekonomi, sisial dan Budaya.

TMMD yang berlansung selama 30 hari dimulai tanggal 02-31 oktober 2019, telah berasil menyelaisaikan sasaran Fisik, berupa pembangunan pejerjaan Dranase, pembangunan Rumah Layak Huni dan jambanisasi serta kegiatan non Fisik berupa sisialisasi wawasan kebangsaan dan lingkungan hidup Babimkamtibmas, Narkoba dan Kesehatan serta pengobatan gratis. 

Semua itu dapat memberikan motifasi dan menibgkatkan kreatifitas masyarakat dalam kehidupan sodial lebih byaik, sejatera dan mandiri.





Keberagaman ini, merupakan kebersamaan dan gotong royong yang terpancar pada sikap prilaku dan tujuan keringat, masyarakat, aparat, pemerintah bersama personil satgas TMMD di lapangan, hal itu merupakan refleksi yang sangat besar dari segenap komponen bangsa, yang memiliki visi dan misi bersama, guna mengatasi berbagai persoalan masyarakat dan pembangunan di daerah.

Dengan kebersamaan dan gotong royong seperti itulah yang merupakan hakekat dari kemanunggalan TNI bersama rakyat dan sebagai roh perjuangan bangsa yang perlu dijaga  dengan baik.

Purwanto yang berbintang satu ini  pun mengucapkan terima kasihnya kepada Bupati serta Forkopimda dan masyarakat yang telah bersama-sama satgas TMMD gotong royong dalam menyelesaikan dam menyukseskan kegiatan tersebut di wilaya Kodam XVI Patimura.
  
Pada akhir sambutan Purwanto menyampaika beberapa hal untuk selalu dijaga dan ditingkatkan: pertama pertahankan kebersamaan dan gotong royong  TNI dan Rakyat yang telah tejalin dengan baik, selama pelaksanaan TMMD berjalan

Kedua Tingkatkan semangat bekerja untuk membangun adalah bagian dari solusi pembangunan di daerah.

Tiga pelihara dan manfaatkan seluruh hasil TMMD ini dengan sebaik-baiknya, agar dapat berguna bagi  anak cucu kita atau generasi berikutnya. (***)
Berita Terkait
Berita Lainnya