,
02 Juli 2020 | dibaca: 36 Kali
Peringatan HUT Bhayangkara ke-74 Tahun 2020 Digelar Terbatas dan Virtual di Mapolres HSU
noeh21


Amuntai, Skandal   

Digelar di Aula Jananuraga Polres HSU, Senin (1/7), Peringatan HUT Bhayangkara ke-74 tahun 2020 digelar berbeda dibanding tahun sebelumnya. 

Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar upacara peringatan HUT Bhayangkara secara terbatas dan melalui virtual karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam amanatnya yang disampaikan melalui virtual dari Istana Negara mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-74 kepada keluarga besar kepolisian negara Republik Indonesia. Penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian, pengorbanan dan sumbangsih saudara-saudara sekalian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, dalam menegakkan hukum, serta dalam memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat selama ini.

Dalam situasi yang sulit di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini, kehadiran dan keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat dibutuhkan. Mulai dari jajaran Mabes Polri, Polda, Polres dan Polsek, sampai Bhabinkamtibmas di desa-desa, harus ikut aktif terlibat dalam mengajak masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan. Polri harus aktif mengawal kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial. Tentu saja polri juga harus tetap menjaga dan meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat agar situasi tetap kondusif, aman dan damai.

"Kerjakan tugas kemanusiaan ini secara persuasif dan humanis. Namun, harus tetap waspada, cepat tanggap, dan tegas dalam menangani setiap pelanggaran hukum, dengan menjaga profesionalitas dan kepercayaan rakyat", kata Presiden Jokowi

Jokowi juga perintahkan kepada jajaran Polri, Kejaksaan, KPK, dan lembaga pengawas internal pemerintah, untuk terus memperkuat sinergi satu sama lain. 

"Saya minta pelaksanaan program penanganan Covid-19 ini dibantu percepatannya dan diawasi penggunaan anggarannya. Alokasinya sangat besar yaitu Rp.677,2 triliun bahkan bisa lebih besar lagi jika diperlukan" tegasnya

Potensi ancaman stabilitas keamanan dalam negeri juga perlu terus diwaspadai, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak di akhir tahun 2020. Tugas pengamanan pernah dilakukan di pilkada serentak 2017 dan 2019, tetapi kali ini juga harus disertai dengan menjaga protokol kesehatan. 

Diakhir amanat Presiden Jokowi menyampaikan beberapa instruksi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Polri.
‌Pertama, terus pegang teguh serta amalkan nilai-nilai luhur Tri Brata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas. Jaga kehormatan, jaga kepercayaan dan jaga kebanggaan sebagai anggota Polri.

‌Kedua, terus lakukan reformasi diri secara total. Bangun sistem dan tata kelola yang partisipatif, transparan dan akuntabel. Bangun kultur kerja polri yang profesional, modern dan terpercaya.

‌Ketiga, terus mantapkan soliditas internal. Perkuat sinergi Polri dengan TNI dan seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

‌Keempat, terus terapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

‌Kelima, terus tingkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional. Lakukan penanganan hukum secara transparan dan berkeadilan sehingga polri semakin dipercaya masyarakat.

‌Keenam, terus jaga kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman dari covid-19.

‌Ketujuh, polri harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan polri dengan penuh tanggung jawab.

Hadir dalam Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-74 di Polres HSU Bupati Hulu Sungai Utara Drs. H. Abdul Wahid HK, MM, M.Si, Waka Polres HSU, Dandim 1001/Amuntai-Balangan, Ketua DPRD HSU, Kejari HSU, Kepala Pengadilan Negeri Amuntai, dan Perwakilan MUI HS. (***)
Berita Terkait
Berita Lainnya