,
01 Oktober 2020 | dibaca: 74 Kali
Pelaksanaan Program TMMD Ke 109 Wilayah Teritorial Kodim 1001/ Amuntai.
noeh21
Pelaksanaan Program TMMD Ke 109 Wilayah Teritorial Kodim 1001/ Amuntai.

AMUNTAI -Skandal. 

Sebanyak 30 warga desa Sarang Burung, Kecamatan Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mendapatkan pembekalan bela negara dan wawasan kebangsaan dari Satgas program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1001/Amuntai. Rabu (30/9/2020) 

Komandan Kodim 1001/Amuntai Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi mengatakan penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan ini merupakan salah satu kegiatan non fisik pelaksanaan Program TMMD ke 109 wilayah teritorial Kodim 1001/Amuntai.

Melalui pembekalan ini, ia mengharapkan warga masyarakat Desa Sarang Burung semakin cinta kepada daerah, tanah air dan bangsa Indonesia.

Dandim Ali juga menghimbau kepada warga desa agar senantiasa menjaga kerukunan, kebersamaan dan kegotongroyongan antar warga serta mengantisipasi hal-hal yang dapat memicu timbulnya berbagai jenis ancaman di lingkungannya.

" Mari kita jaga bersama lingkungan kita, agar dapat memberikan manfaat bagi anak cucu kita serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kita." Imbuh Dandim Ali saat memberikan sambutan dalam penyuluhan di posko area TMMD ini

Sementara itu, saat memberikan materi Kepala Satgas TMMD Kapten Inf Mahmud Dalli menjelaskan bahwasanya progam TMMD ini merupakan salah satu bentuk perjuangan membela negara dalam bentuk bersama sama memajukan kesejahteraan masyarakat.

"TNI dari rakyat untuk rakyat dan akan kembali ke rakyat"  Tegas Mahmud.

Lebih jauh ia menyebut, bahwasanya wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungan yang mencakup perwujudan persatuan dan kesatuan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam berpedoman pada Pancasila, UUD 1945 dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan.

Oleh karena itu, kata Mahmud sebagai warga negara Indonesia harus tahu tentang bagaimana bela negara itu.

Ia menjelaskan bahwa pertahanan negara bukan semata-mata ditujukan untuk perang, akan tetapi juga untuk mewujudkan perdamaian, menjamin keutuhan NKRI, mengamankan kepentingan nasional serta menjamin terlaksananya pembangunan pembangunan nasional.

Selain itu, Komandan Koramil Kecamatan Amuntai Utara ini juga berharap warga masyarakat semakin waspada terhadap faham-faham radikal yang kerap kali sudah mulai memasuki wilayah pedesaan (***)
Berita Terkait
Berita Lainnya