,
25 Juni 2020 | dibaca: 297 Kali
Masyarakat Minta Poldasu Tutup Judi Tebak Ikan  Di Simalungun Saribudolok  
noeh21

  
Simalungun,Skandal.                                             
 Masyarakat meminta Poldasi agar memberangus permainan tebak ikan yang beraroma judi. Alasannya, menurut warga, karena kegiatan tersebut selain melawan hukum juga tidak sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. 

Pantauan Skandal.com, (22/6), pada hari Senin, mendapati adanya mesin ketangkasan elektronik Shoting Fish yang merupakan jenis mesin elektronik generasi baru setelah era permainan mesin jackpot dan mesin kuda lari berakhir, yang terpasang disebuah lapak yang berlokasi disekitar perbatasan Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Karo.

Mesin Shooting Fish atau tembak ikan yang bisa dimainkan oleh 6 orang pemain tersebut, seakan memiliki zat adiktif yang bisa bikin orang menjadi ketagihan untuk bermain dan bermain terus. 

Buktinya, Permainan seperti ini kerap ditertibkan oleh aparat hukum dan tak jarang pelakunya harus masuk bui, namun resiko itu tidak menyurutkan niat para pengelola maupun para pemain ketangkasan tembak ikan tersebut untuk terus bermain. 

Hal tersebut disesalkan oleh warga sekitar yang namanya Rosma disamarkan oleh media Skandal.com. Ia pun meminta aparat berwenang  itu agar jangan berkompromi dengan para “bandar” yang konon mereka sudah berkordinasi dengan oknum aparat setempat. 

“Permainan tembak ikan itu selain meresahkan juga dilaksanakan disaat situasi sulit pandemic dimana para pemain sudah tidak lagi mengikuti aturan protocol kesehatan, tidak gunakan masker dan duduknyapun berkelompok tidak ada lagi jarak satu sama lain,” ujar warga tersebut menjelaskan(Tim)
Berita Terkait
Berita Lainnya