,
13 April 2021 | dibaca: 38 Kali
Mapolda Kalbar Musnahkan Barang Bukti Hasil Operasi Pekat Kapuas 2021
noeh21
Pontianak - tabolidskandal.com
Press Release Pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat kapuas 2021 di halaman Jananuraga Polda Kalbar Jl Ahmad Yani, 12 /4/21.
 
Dalam pemusnahan tersebut di hadiri Kejati Kalbar yang mewakili, toko Agama, masyarakat, Ormas. Barang bukti tersebut di musnahkan di halaman Jananuraga yang di saksikan yang hadir.
 
Operasi pekat adalah operesi penegakan hukum dari semua kejahatan, program prioritas dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si yang terkenal dengan nama Polri Presisi yaitu akronim dari Prediktif, Responsibilitas dan atau Transparansi Keadilan. Operasi Pekat Kapuas 2021 adalah operasi penegak hukum tehadap pelaku protitusi, kegiatan asusila, miras,
 
Bertempat diLapangan Apel Jananuraga Polda Kalbar, senin, 12/04/21. Program Prioritas Kapolri Jenderal Polisi Drs, Listyo Sigit Prabowo, MSi. yang dikenal dengan nama Polri Presisi yaitu akronim dari Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan, mencanangkan beberapa aksi yaitu pengungkapan kejahatan jalanan, kejahatan yang menjadi perhatian publik.
 
 mencanangkan beberapa Aksi, yaitu, Pengungkapan kasus kejahatan Jalanan. Kejahatan yang menjadi perhatian publik dan Kejahatan yang berkaitan dengan gender dan kelompok rentan.
 
Operasi Pekat Kapuas 2021 adalah operasi penegakan hukum terhadap pelaku Prostitusi, kegiatan Asusila, Miras, Narkoba Premanisme, perjudian, dan Penyakit masyarakat, lainnya di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat.
 
Hingga tanggal 11 April 2021, atau empat belas hari pelaksanaan Operasi Pekat telah berhasil mengungkap dan mengamankan Para Pelaku penyakit masyarakat termasuk di wilayah yang sering disebut sebagai daerah peredaran Narkoba salah satu Kampung lokasinya Pontianak Timur.
 
Adapun hasil dari penindakan tersebut akan dilakukan Pemusnahan Barang Bukti yang di lakukan oleh Satgas Polda Kalbar
 
Adapun Jumlah total Pengungkapan, 1.202 kasus yang terdiri Narkoba 90 Kasus, Perjudian 69 Kasus, Prostitusi, 201 kasus, Premanisme 314 Kasus, Miras 306 Kasus, Petasan 71 Kasus, Senjata Api/Sajam 151 Kasus. Jadi Jumlah Totalnya Pelaku 1.467 orang terdiri, Proses sidik dan Terpiring, 452 orang, Pembinaan serta 1.015 orang.
 
Adapun Barang Bukti (BB) yang diamankan /disita khususnya di wilayah Kampung Beting Pontianak Timur adalah : 64 (Enam puluh Empat) Buah kotak kayu mesin judi Dingdong, 24 (dua puluh empat) unit CPU, 94 (sembilan Puluh empat) Unit monitor beberapa merek, 3 (tiga) unit TV LCD, 18 (delapan belas) buah keyboard, 10 (sepuluh) unit Handphone, 133 (seratus tiga puluh tiga), Klip Plastik transparan berisi Shabu.
 
Adapun Pemusnahan Barang Bukti hasil Operasi Pekat Kapuas, 2021 dari tanggal, 29 Maret sampai 11 April 2.021 (14 Hari).
(RH)
Berita Terkait
Berita Lainnya