,
21 Maret 2021 | dibaca: 187 Kali
Latpra Ops Bina Waspada Siwalima Polres Tual T.A 2021
noeh21
Tual - tabloidskandal.com
Kepolisian Resor (Polres) Tual mengadakan Latihan Pra (Latpra) Operasi Bina Waspada Siwalima Tahun Anggaran 2021 bertempat di aula Jana Nuraga Polres Tual Jalan Dihir No. 1 Kecamatan Dullah Selatan Sabtu, 20/3/2021 pukul 09:00 WIT.
 
Latpra yang dilaksanakan akhir pekan itu dengan mengusung Tema : "Melalui Pelatihan Pra Operasi Kepolisian, Polri Siap Melaksanakan Kebijakan Kapolri Dalam Rangka Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Harkamtibmas Khususnya Pemberantasan Aksi Radikalisme"
 
Kabag Ops Polres Tual Kompol F. Tololiu SH dalam paparannya menjelaskan sejumlah terobosan baru dari Kapolres Tual AKBP Alfaris Pattiwael dalam kaitannya dengan Operasi Bina Waspada Siwalima Polres Tual berupa kegiatan extra pada sejumlah tempat keramaian umum, pada daerah/wilayah yang apabila sedang terjadi bentrok massa/warga berimplikasi sara.
 
"Kegiatan pada lokasi/tempat umum untuk memberikan ajaran agama/doktrin secara tertutup kepada santri. Kegiatan ditempat kontrakan oleh orang/kelompok yang kurang berbaur dengan warga/tetangga. Pelanggaran atau tindak pidana seperti teror bom maupun provokasi yang menyesatkan." ungkapnya.
 
Menurut Tololiu, aksi radikalisme serta masuknya paham radikalisme (Isis, jemaah islamiah dll) di Indonesia yang meresahkan masyarakat kemudian berimbas dalam mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.
 
"Target operasi meliputi tempat, Pertokoan dan orang disrputaran Pasar, Supermarket, Terminal, Pelabuhan laut/Fery, Bandara Udara, Tempat Rekreasi/Wisata, tempat/Desa yang rawan konflik, pangkalan ojek, tempat hiburan/karaoke." tegas Tololiu
 
Sedangkan untuk orang dilakukan terhadap Petani, nelayan, tukang ojek, pegawai swasta, pengemudi angkutan umum, eks Napi, preman dan lain-lain.
 
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Tual dalam paparannya menekankan Tugas Pokok Polres Tual beserta jajarannya khususnya fungsi Binmas dalam menyelenggarakan operasi kepolisian kewilayaan yang dilaksanakan selama enam hari dari tanggal 22 maret 2021 sampai dengan tanggal 27 maret 2021 di seluruh Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.
 
Hal ini dilakukan dalam rangka pemberantasan radikalisme dengan mengedepankan kegiatan berupa pembinaan dan penyuluhan terhadap preemetif kelompok/komunitas msyarakat yang memiliki potensi melakukan aksi radikalisme dengan dukungan kegiatan preventif (pencegahan) meliputi penjagaan, patroli, razia di tempat-tempat rawan kejahatan, radikalisme serta akan dilakukan tindakan terhadap kejahatan yang terjadi selama operasi untuk dilakukan upaya proses penegakan hukum.
 
"Operasi tersebut bertujuan mencegah terjadinya aksi radikalisme dan terorisme di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara sehingga diharapkan memberikan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dilingkungannya serta ikut berperan aktif dalam membrantas aksi radikalisme di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara." terangnya.
 
Dirinya mengaku dengan Ops Bina Waspada Siwalima Polres Tual dipastikan akan mempersempit ruang gerak radikalisme dengan melakukan binluh kepada masyarakat sehingga terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.
 
"Dalam melaksanakan operasi kewilayahan dengan melibatkan kekuatan sebanyak 75 Personil terdiri dari 11 Pers Pejabat Satgas Deteksi, 9 Pers Satgas Preemtif, 17 Satgas Preventif, 16 Satgas Gakkum dan 11 Pers Banops." ungkap Kasat.
 
Turut hadir dalam kegiatan itu Kasat Binmas, Ps. Kasi Keu, Kasubbag Sapras, Kasiwas, Ps. Kasubbag Dalops, Ps. Kasubbag Pers, KBO Sat Reskrim dan lainya.
 
Berita Terkait
Berita Lainnya