Sugeng Jatuh Bangun Alih Profesi
Selasa, 07 Juli 2020 | Dilihat: 710 Kali
Kendal, Skandal
Lelaki kelahiran 43 tahun ini terlahir dalam keadaan cacat. Kedua kakinya tidak sempurna dan mengecil, praktis tidak bisa untuk berjalan.
Walaupun fisiknya tidak sempurna, tidak membuatnya patah semangat untuk bekerja dan berkarya.
Sebelumnya, lelaki bernama Sugeng ini, pernah membuat gitar. Dalam membuat gitar dia hanya melayani pesanan saja.
"Pesenan gitar sekarang sepi. Sejak munculnya bisnis online," ungkap Sugeng.
Saat pesenan gitar sepi, Sugeng kemudian alih profesi sebagai pembuat dan perakit sekaligus operator sound system.
Namun sejak adanya pandemi Covid-19 ini, tidak ada lagi orang hajatan, sehingga ia juga berhenti total karena tidak orang lain yang memanggilnya.
"Sekarang sepi banget pak. Tidak ada orang menyewa sound system," kata Sugeng.
Karena nyaris tak ada pemasukan Sugeng ia sekarang menekuni profesi baru sebagai pembuat motor modifikasi atau rakitan bagi para defabel.
Dan sudah satu tahun terakhir ini, ada empat motor yang telah dimodifikasi, dan pekerjaan ini pun dilakukan sesuai pesenan.
"Biaya untuk modifikasi, sekitar Rp 2 juta. Yang pesan motor modifikasi ini ada yang dari luar Kabupaten Kendal, salah satunya dari Kabupaten Demak," terang Sugeng.
Di bengkel miliknya yang berada di RT 2/ RW 01 Dukuh Mijen Desa Merbuh, Kecamatan Singorojo ini, aktivitas pembuatan motor dilakukan.
Satu unit motor modifikasi bisa dikerjakan satu sampai dua minggu. Kini disamping bekerja membuat motor modifikasi Sugeng juga masih menerima servis gitar dan sound system.
Sugeng berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu, sehingga selain dirinya dapat menjalani hidup normal kembali. (mam)