,
09 Februari 2021 | dibaca: 154 Kali
Nikmati Uang Rakyat, Pemerintah Kabupaten Bireuen Gelar Pelatihan Di Hotel Mewah Medan.
noeh21
(Sumber :Google)
Bireuen – tabloidskandal.com
Diduga demi melakukan hasrat keuntungan yang sangat besar melalui cashback ,kegiatan yang mereka laksanakan oleh pihak hotel mewah di salah satu kota Medan Pemerintah kabupaten Bireuen melancarkan nafsu birahinya untuk mendapatkan cashback mencapai 30 hingga 40% dari total kegiatan yang mereka laksanakan saat ini.
 
Padahal dalam suasana Covid-19 seperti ini ,ekonomi masyarakat sangat -sangat memperhatinkan akibat wabah yang melanda kita saat ini. Namun hal itu tidak membuat pemerintah kabupaten Bireuen ciut untuk melakukan Kegiatan. Apalagi di balik kegiatan tersebut mendapatkan keuntungan yang luar biasa.
 
Seperti Kegiatan yang di laksanakan oleh pihak, (BPKD) di Hotel Adimulia Jl. Pangeran Diponegoro No.8 Medan, Sumatera Utara pada Sabtu Tgl. 6/2/2021 kemarin yang menghabiskan anggaran mencapai ratusan Juta melalui APBK Tahun 2021. Acara tersebut dilaksanakan oleh Dinas (BPKD) Badan pengelolaan keuangan kekayaan Daerah.
 
Yang diduga berkedok dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan daerah dan mendukung tercapainya pembangunan nasional. Maka pemerintah daerah perlu memastikan mempunyai pendapatan yang cukup dalam rangka membiayai berbagai belanja daerahnya.
 
Sumber-sumber pendapatan daerah ini dapat bersumber dari pemerintah pusat, dalam bentuk transfer kedaerah dan dana desa serta hibah dan pinjaman. Dalam melakukan pembangunan daerah, salah satu hal yang penting adalah sumber keuangan yang diperlukan, selain yang bersumber dari pusat juga dapat bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD), dimana PAD ini mencerminkan kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhannya sendiri.
 
Anehnya lagi kegiatan tersebut juga ikut menghadiri seluruh para istri-istri pejabat untuk menikmati hasil kegiatan dari Anggaran Yang diPlotkan melalui anggaran Tahun 2021 ini. Kadis badan pengelolaan keuangan daerah (BPKD) Pemkab Bireuen, Zamri SE yang dikonfirmasi media ini Senin 8/02/2021 di ruang kerjanya membantah tudingan hotel memberikan cash back pada mereka.Dirinya mengatakan kalau kegiatan itu dirinya kurang paham lebih baik silahkan menayangkan langsung kepada kabid akuntansi yang bernama Amru supaya lebih detil.
 
Saat ditanyai oleh awak media ini berapa anggaran yang menghabiskan kegiatan tersebut itu pak?
 
Kadis badan pengelolaan keuangan daerah (BPKD) Zamri, SE juga mengatakan tidak tahu silakan tanyakan lasung kepada Amru ungkapnya pada media ini.
 
Namun awak media ini mencoba menghubungi kabid akuntansi muhammad abdullah melalui handphone pribadinya untuk dapat dikonfirmasi terkait perihal tersebut, mengatakan kegiatan tersebut diikuti kabag beserta 17 camat dan seluruh kepala SKPK, bersama DPR. Anggaran yang di gunakan untuk kegiatan tersebut berkisar 599 juta .Uang itu dianggarkan tahun 2021 untuk kegiatan itu.
 
Saat ditanyai berapa cash back yang diberikan oleh pihak hotel untuk kegiatan itu pak? Dirinya membantah kalau itu tidak ada dan silahkan tanyakan langsung pada manajemen hotel. Uangkapnya.
(Reza)
Berita Terkait
Berita Lainnya