,
10 Februari 2021 | dibaca: 373 Kali
Ketua PWO Jepara Segera Menindaklanjuti Oknum Wartawan Yang Jadi Penipu Diproses Hukum
noeh21
Jepara – tabloidskandal.com
Banyaknya oknum yang mengaku-ngaku sebagai anggota PWOIN (Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara) Jepara membuat geram Ketua Pwo Jepara Toufiqurahman, sebab ada sejumlah oknum yang diduga membuat sinetron tindak pidana penipuan. Meski dengan korbannya sesama rekan satu organisasi, sementara korbannya adalah Atik Nurhidayati yang merasa jadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh Ahmad.
 
Anehnya dengan perilakunya itu Ahmad merasa was was akan kasusnya itu justru menghilang dari Jepara. Dengan kejadian tersebut secara langsung membuat nama baik organisasi PWOIN di Jepara tercoreng.
 
"Saya akan melakukan klarifikasi kepada korban dan pelaku serta para saksi yang menyaksikan langsung penyerahan uang korban kepada pelaku." Tandas Ketua PWO Jepara saat pertemuan di Rumah makan Padang Bangko mojo.
 
Sementara Sekretaris PWO Jepara Maskurisugi membenarkan adanya dugaan penipuan sesama oknum wartawan yang kerugiannya mencapai puluhan juta.
 
Moncernya kasus tipu menipu antar wartawan itu dalam satu lingkaran PWOIN Jepara itu membuat gaduh sesama pengurus, sebab ada sejumlah oknum yang mendukung serta melindungi oknum penipu, bahkan ada yang mendukung oknum penipu ya diproses hukum.
 
Dari peristiwa yang memalukan organisasi berawal dari iming iming janji bunga surga Ahmad kepada Atik, yaitu dengan menjajikan memberi proyek PL (Penunjukan Langsung) dari PUPR Jepara. Sementara menurut pengakuan korban, dirinya memang dijanjikan oleh pelaku dalam rangka mengerjakan proyek PL dari PUPR Jepara.
 
"Saya sebenarnya tidak tahu menahu tentang adanya proyek itu, sebab pelaku mendesak terus mulai dari telp selular hingga WA, bahkan sampai mendatangi rumah dengan harapan agar secepatnya saya mengeluarkan duit."terang Atik dengan nada kecewa.
 
"Setelah saya mengeluarkan uang puluhan juta di Rumah makan Padang di Jepara, yang di terima oleh pelaku serta disaksikan oleh teman-teman pelaku, beberapa hari kemudian saya mulai curiga sebab hpnya pelaku susah dihubungi lagi, setelah saya cek di rumah kostnya, kata tetangganya, pelaku sudah keburu kabur dari kostnya." beber wakil sekretaris PWO Jepara agak kecewa berat.
(Tim-PWO)
Berita Terkait
Berita Lainnya