Hercules dan Eki Pitung Jadi Tenaga Ahli Perumda Pasar Jaya
Kamis, 24 Februari 2022 | Dilihat: 593 Kali
Dua Tokoh Beken Jakarta, Eki Pitung (kiri) dan Hercules Menjabat Staf Ahli Perumda Pasar Jaya (foto istimewa)
Editor : H. Sinano Esha
JAKARTA –Tabloidskandal.com ll Dua tokoh beken di Jakarta: Rosario de Marshall alias Hercules dan M Rifky alias Eki Pitung, ditunjuk oleh Pemprov DKI Jakarta menjadi staf ahli di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada Perumda Pasar Jaya.
Bukan tanpa alasan penunjukan tersebut, mereka adalah tokoh yang berhasil membina dan mengembangkan organisasi dan layanan kepada masyarakat. Hercules dikenal mampu melakukan pembinaan terhadap pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sementara Eki Pitung banyak pengalaman di organisasi kemasyarakatan (Ormas). Hingga saat ini dia menjabat Wakil Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, dan Ormas lainnya. Dan pernah maju mencalonkan diri Gubernur DKI Jakarta melalui jalur perseorangan pada 2016.
Menurut Eki, penunjukan dirinya sebagai tenaga ahli Perumda Pasar Jaya sudah sejak dua bulan lalu. Sebagai staf di lingkungan BUMD DKI Jakarta, dia bersama Hercules telah lolos uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
“Iya bener (jadi tenaga ahli), saya dan Hercules sudah mengikuti fit and proper test. Kalau saya sebenarnya sudah dua bulan yang lalu,” katanya kepada wartawan, Selasa (22/2/2022).
Menurut Hercules, penunjukan dirinya sebagai tenaga (staf) ahli merupakan penghargaan, bukan untuk mencari makan. Hal itupun tak lepas dari pertemanan baik dengan Dirut Perumda Pasar Jaya. Dan dia juga tak pernah meminta jabatan tersebut, karena memang ingin mengabdi ke Pemprov DKI Jakarta.
"Orang mengangkat supaya jadi satu penghargaan, karena saya ini berteman baik dengan Dirut, bersahabat baik, jadi saya (bilang) jadi staf ajalah, Bang. (Dirut membalas) oh iya boleh, boleh nggak ada masalah. Ya nggak apa-apa," ungkapnya ketika berbicara dengan Dirut Pasar Jaya beberapa waktu.
Hercules secara tegas menolak jika penunjukannya itu dikaitkan dengan pengamanan pasar yang dikelola PD Pasar Jaya.
"Keamanan apa? Apa yang mau diamankan? Saya terlibat di salah satu 'security' tapi nggak perlu saya bicara. Tapi orang nggak tahu. Itu kan jabatan. Anak buahnya hampir tiga ribu lebih, apakah perlu kasih tahu orang? Kan tidak perlu," katanyanya.
Pada bagian lain, lelaki kelahiran Timor Timur itu menegaskan bahwa ada yang kebakaran jenggot terkait jabatan tersebut. Dia beranggapan orang macam itu adalah orang-orang lapar.
"Nah, orang-orang yang kebakaran jenggot ini adalah orang lapar. Akhirnya cuma bisanya menggonggong, tapi nggak mau bilang 'Saya tidak terima kamu jadi staf ahli, kenapa harus kamu yang jadi staf ahli, tidak saya aja," papar Hercules.
Diakui Hercules sebagai tenaga ahli di BUMD milik DKI Jakarta pada Perumda Pasar Jaya sudah mengikuti rangkaian uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test. Dan dinyatakan lolos untuk jabatan tersebut.