,
04 September 2019 | dibaca: 210 Kali
Bupati Mura Beri Apresiasi Festival Hadroh
noeh21


Mura, Skandal

Kabupaten Musi Rawas (Mura) kembali menggelar Festival Hadroh yang kali ini  mengundang tim dan peserta yang berasal dari Kabupaten Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara (MLM). Senin (2/9) di halaman Masjid Agung Darussalam Muara Beliti.

Festival Hadroh diresmikan langsung oleh Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan (H2G), sekaligus memberikan apresiasi  terlaksananya acara Festival Hadroh, yang juga melibatkan para pencita musik religi di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara. 

"Kegiatan Festival Hadroh ini yang pertama kali dilaksanakan dengan mengundang Kabupaten dan Kota tentangga, yakni Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara. Sebelumnya Festival Hadroh hanya untuk tingkat Kabupaten Musi Rawas. Hal ini patut di apresiasi, Pemkab Musi Rawas akan selalu mensuport kegiatan seperti ini. Semoga tahun berikutnya akan lebih meriah," ungkap Bupati H2G.

Bupati juga mengatakan, Festival Hadroh diadakan sebagai salah satu upaya untuk melestarikan nilai-nilai agama melalui musik religius yang dituangkan dalam musik hadroh. Harapannya melalui festival ini  bisa menjadi ajang untuk mensyiarkan agama islam, sekaligus dapat membendung budaya asing yang berdampak negatif.

Dalam moment yang sama, Camat Muara Lakitan yang juga sebagai Ketua Pemuda Pemudi (PP) Musi Rawas, Feewan Novio, dalam sambutannya mengatakan Lomba Hadroh diselenggarakan dalam rangka menjalin tali silahturahmi.

"Ini inisiatif anak muda Musi Rawas yang ingin memberikan kontribusi dalam pembangunan moral, akhlak serta program yang mendukung visi Musi Rawas Reliqus," tuturnya

Peserta kali ini teregristrasi dengan 45 tim, mencapai total keseluruhan 700 peserta. Festival Hadroh tahun ini mengangkat tema, Mempertahankan Seni-Seni Keislaman di Zaman Milenial Pada Kalangan Remaja Menuju Remaja Yang Berakhlakul Karimah,  ungkap Ketua PP Mura mengakhiri.
Berita Terkait
Berita Lainnya