,
14 Mei 2021 | dibaca: 446 Kali
Ketua Event Organizer Usul Pemerintah Daerah Nobatkan Kei Sebagai City Of Art (Rahim Seniman)
noeh21
Malra, Tabloidskandal.com
Ketua Evart Organizer Tombak Sutrisno Fatubun atau sering dikenal dengan sebutan Tofan Trisno mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara yang sangat memperhatikan Generasi Melenial Evav saat ini.

"Sekarang Kepulauan Kei punya begitu banyak komunitas seni dan budaya dan saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam hal ini bapak Bupati M. Taher Hanubun dimana beliau sangat jeli memperhatikan kreatifitas anak muda Kei." salut Fatubun di Langgur Jumat, 13/5/2021.  

Kalau soal Seni anak muda Evav, kata Trisno sangat diperhitungkan di seluruh pelosok tanah air. Apalagi perkembangan Seni di Kepulauan Kei tidak kalah saingnya dengan daerah lain di Provinsi Maluku.

Fatubun mengaku, sejak dulu peradaban kreatifitas seni tidak pernah luput dari rahim suku Kei yang telah banyak menyebar ke daerah lain di Indonesia.

"Dari jawa, sampe ke Papua yang selalu disoroti adalah orang yang berdomisili disana tapi tetap saja orang tersebut memiliki aliran darah kei." ucap Trisno.

Dari keunggulan seperti ini, sambung dia seharusnya Pemerintah bisa memberanikan diri untuk menobatkan Kepulauan Kei sebagai "Kei Rahim Seniman" atau "Kei City Of Art."

Pemuda asal Soinrat ini memastikan penobatan "Kei Rahim Seniman" atau "Kei City Of Art" merupakan pilihan yang sangat tepat agar kelak dijadikan sebagai icon para Seniman yang akan berkunjung di Kepulauan Kei.

Ia mengusulkan, jika Pemerintah Daerah tidak keberatan dalam memberikan dukungannya maka dirinya akan mengadakan sebuah kegiatan dan melaunching "Kei Rahim Seniman" atau "Kei City Of Art" yang melibatkan seluruh seniman dan sastrawan di daerah yang dijulukan Larvul Ngabal ini.

"Kita buat kegiatan besar untuk launcing nama tersebut, kita libatkan semua pelaku seni dari tari, musik, teater, sastra dan Seni Visual seperti videography dan photography. Dari kegiatan seperti ini maka seniman di tanah ini merasa dihargai." Jelasnya.

Tidak serta merta Fatubun turut mendorong Pemerintah Daerah agar sekurang-kurangnya setiap tiga bulan diselenggaran kegiatan Seni dan Budaya Kei di wilayah itu sehingga dapat menumbuhkembangkan kreatifitas anak mudah Kei secara turun temurun.
Danny
Berita Terkait
Berita Lainnya