,
17 Desember 2020 | dibaca: 144 Kali
SURAT TERBUKA HAJI DENNY DIFRI
KEMENANGAN DAULAT RAKYAT, KEKALAHAN DAULAT UANG, KECURANGAN TIDAK BOLEH MENANG.
noeh21
Prof. H. DENNY INDRAYANA, SH., LL.M., Ph.D. - Drs. H. DIFRIADI
Banjarbaru,
PURNAMA 4, 16 Desember 2020
Dangsanak Kalimantan Selatan seberataan( semua) yang selalu Kami hormati dan banggakan.
 
Pertama-tama dan utama, setelah mengucapkan syukur ke hadirat Allah SWT atas berbagai nikmat yang kita Terima, wabil khusus nikmat perjuangan beimbaian kita yang luar biasa, izinkan kami dari lubuk hati yang paling dalam mengucapkan terima kasih atas ketulusan, keikhlasan, dan semua tetes keringat pian yang telah berjuang hidup-mati, bukan semata-mata gasan Haji Denny Difri, tetapi utamanya demi harapan kita seberataan akan Banua yang lebih terhormat, adil, dan sejahtera.
 
Setelah berjuang setahun lebih, bangun sebelum shubuh, dan guring selepas tengah malam, alhamdulillah kita kawa membuktikan bahwa duit bukan segalanya, Duit bisa kita kalahkan! Daulat rakyat bisa kita tegakan! Pembagian bakul, sarung, duit di warung-warung, serangan fajar, semuanya kita lawan dengan semangat perubahan, dan kita menang!
 
Sekarang kita sampai pada tahap akhir perhitungan. Apapun ujung kalkulasi KPU, kita sudah menunjukan bahwa kita layak menang. Karena, kita telah mengalahkan daulat uang, kita memenangkan daulat rakyat. Kita perlihatkan kepada Banua, kepada Indonesia, kepada Dunia, bahwa kejujuran masih ada dan bisa mewarnai pemilihan Gubernur di Kalimantan Selatan, Bahwa politik uang kita haramkan menginjak Bumi Lambung Mangkurat, tempat para ulama terhormat dan Wali- Wali Allah dilahirkan dan dibesarkan.
 
Perhitungan sudah dilakukan, kita mendengar dan melihat berbagai bukti dan indikasi kecurangan yang nyata didepan mata. Suara kita yang Nol, kertas suara yang telah dicoblos, disiREKAP suara kita dikurangi, amplop-amplop serangan fajar, dan berbagai bentuk kecurangan lain, yang menunjukkan kita harus melawan, Perjuangan kita belum selesai. Perlawanan masih harus kita pandangan, demi harga diri yang tidak boleh terbeli, demi Banua yang sama-sama kita cintai dan hormati.
 
Akhir-akhir ini disebarkan berbagai foto, video dan fitnah, bahwa kami akan mengalah. Bahwa kami akan bernegosiasi, Sekali lagi, sekali lagi, kami tegaskan, kita semua TIDAK AKAN BERNEGOSIASI, Kita berbeda dengan lima tahun lalu, ketika ada yang menggadaikan harga diri demi lembaran-lembaran uang. Integritas kita adalah HARGA MATI YANG TIDAK DIPERJUALBELIKAN, Kami Haji Denny Difri, akan berjuang sampai titik peluh terakhir, sampai kemenangan kita di hari pelantikan. KITA HARAMKAN UANG MENJADI PENENTU KEMENANGAN! TIDAK AKAN KITA BIARKAN KECURANGAN MENJADI PEMENANG!
 
Bismillahirrahmanirrahim, Demi Allah, Kami bersumpah, kami tidak akan terbeli, dan perjuangan kita akan berujung kemenangan yang sesungguhnya, kemenangan yang hakiki, Semoga Allah SWT meridhoi dan melindungi perjuangan kita seberataan.
 
Hormat Kami
 
 Prof. H. DENNY INDRAYANA, SH., LL.M., Ph.D. - Drs. H. DIFRIADI,
(Irwan)
Berita Terkait
Berita Lainnya