,
22 Februari 2018 | dibaca: 225 Kali
Filosofi Akar, Batang, Ranting Dan Dedaunan Dalam Organisasi Barisan Perduli Anti Narkotika Nusantara ( BPANN )
noeh21
Apa itu komitmen?
Pasti terbersit cepat di kepala kita bahwa komitmen adalah sebuah JANJI, sebuah kesepakatan yang dibuat untuk menjalani sesuatu.
 
Di dalam sebuah organisasi, dimanakah komitmen memiliki perannya?
Layaknya sebuah pohon yang gersang, di mana daun-daunnya telah menguning... kering... lalu tersapu angin meninggalkan ranting-rantingnya. Itulah ibarat sebuah organisasi yang ditinggalkan.
 
Sebuah pohon memiliki akar, batang, ranting, dan dedaunan, jika diibaratkan dalam sebuah organisasi di mana :
 
Akar = komitmen
Batang = badan
Ranting = misi
Deadaunan = orang-orang
 
Mungkin akan terbersit di dalam fikiran kalian, kenapa menempatkan Orang-Orang yang merupakan “penggerak” dalam organisasi dititik terlemah, di mana daun merupakan sesuatu yang mudah berguguran walau hanya diterpa kibasan angin.
 
Sebelum menjawab pertanyaan itu, marilah kita memutar sejenak, kita kembali pada gerbang pertama yang akan kita jumpai dalam sebuah organisasi yakni Kaderisasi
 
Di dalam regenerasi kepungurusan organisasi, sering kita mendengar istilah Seleksi alam bahwa calon-calon anggota akan pergi silih berganti seiring berjalannya waktu.
 
Pernahkan kita bertanya, apa yang membuatnya demikian?
Tentunya ada beribu macam alasan yang menyebabkannya, tapi... semua itu hanya akan berujung pada satu jawaban Komitmen.
 
Sampai disini bisakah kalian melihat alurnya?
Bahwa setiap keberhasilan ataupun kegagalan dalam sebuah organisasi berasal dari akarnya, sekuat dan sebesar apapun “batang” dan serekat apapun “ranting” menempel pada dedaunannya jika “akar” nya kering semua itu hanya akan membuat daun-daun menguning dan akhirnya berguguran dan tentunya jika itu dibiarkan maka sebesar apapun pohon itu ia pun pada akhirnya akan tumbang.
 
Pertanyaannya sekarang, apakah yang harus dilakukan agar “pohon” itu tetap subur?
Tetap berdiri kokok nan hijau, membuat siapapun yang memandangnya terkagum-kagum, dapat menjadi pelindung dikala hujan dan terpaan sinar matahari, bahkan dengan melalui semua itu ia akan menjadi “pohon” yang lebih indah dari sebelumnya.
 
One Goals = akar sebuah komitmen, Itulah yang sering kali dilupakan, pemahaman terhadap satu tujuan
 
Apa motivasi kalian mengikuti organisasi?
Pertanyaan standar ini pastinya bukan hal yang asing lagi ditelinga, hampir semua... bahkan saya dengan yakin mengatakan bahwa semua organisasi akan bertanya hal yang sama pada setiap calon anggotanya.
 
Namun pernahkan kalian merenungkan apa jawabannya?
Berbagai macam jawaban tercipta tapi bisa dikatakan semua itu tak lebih dari sebuah “keegoisan” mungkin terdengar kasar, namun begitulah kenyataannya. Kebanyakan dari alasan itu hanya terbangun dari keinginan dan kepentingan pribadi. (CATAT)
 
Untuk sebuah organisasi BARISAN PEDULI ANTI NARKOTIKA NUSANTARA yang pada dasarnya bukanlah organisasi komersil, kerelaan merupakan hal yang patut dimiliki, karena itu sebuah kewajaran akan muncul bila komitmen yang diucapkan akan mudah terkikis apabila keinginan dari sebuah motivasi itu tidak terlaksana, munculnya kekecewaan yang akhirnya berujung pada terlepasnya tanggung jawab.
 
Tapi... apabila semuanya terlalu cepat menyerah pada kewajaran, maka tentunya tidak ada lagi masa depan untuk organisasi tersebut, karena itu patutlah berbagga bagi kalian yang tak pernah lelah untuk terus menyirami akarnya.
 
Pahamilah apa yang menjadi tujuan bersama, Sepakatilah tanpa keegoisan Dan janganlah... menyerah pada kewajaran.
 
Organisasi BARISAN PEDULI ANTI NARKOTIKA NUSANTARA bukanlah manifestasi pribadi untuk mewujudkan kepentingan diri sendiri, juga bukan ajang Show Off karena dikenalnya seseorang yang aktif di organisasi sebagai Aktivis bukan Selebritis, karena itulah jadikanlah ia sebagai manifestasi sosial yang dengannya dapat membawa kebahagiaan dan kepentingan bersama.
 
SEMOGA BERMANFAAT
 
HUMAS
BPANNUSANTARA

 
Berita Terkait
Berita Lainnya