,
26 Juni 2020 | dibaca: 508 Kali
Ribuan Umat Islam Kalbar Demo Ke DPRD Prov Kalbar, Tolak RUU Haluan Idiologi Pancasila (HIP) Paham Komunis.
noeh21

Kalbar, Skandal

Berbagai Ormas Islam  yang tergabung  atau yang mewakili  dan masyarakat Islam  Kalimantan barat akan melakukan Aksi Demo, tolak Keputusan DPR RI untuk menerbitkan RUU HIP dengan titik Kumpul Masjid Raya Mujahidin Jl. Ayani Kalimantan Barat, Jumat 26.06.2020

Pukul 14.000 Wib,  ribuan Umat Muslim  dan beberapa Ormas Islam, Pemuda Pancasila, Umat Islam Keraton Kadariyah Pontianak, FPI, LPI, LPM, MPI, BAT, Pemuda Muslim, Mahasiswa Muslim, Pelajar Muslim, Ormas  Kepemudaan, Kelompok zikir, Kelompok Pengajian  dan para Alim Ulama yang tergabung  dalam aksi demo ini  akan menuju Gedung DPRD Provinsi Kalbar  Jalan Ayani Pontianak. 
 
Ketua DPW FPI Kota Pontianak Habib Rizal Hasan Al Qadrie selaku koordinator  lapangan yang didampingi tokoh Agama dan para Alim Ulama mengatakan, aksi demo ini dimulai dari Masjid Raya Mujahiddin setelah itu bersama-sama menuju kantor DPRD Provinsi Kalbar. RUU HIP ini menuai polemik dari seluruh warga masyarakat Indonesia dan itu tanpa terkecuali warga masyarakat Muslim Kalimantan Barat, ini adalah yang melakukan penolakan terhadap RUU HIP yang dianggap berpaham komunis dan tidak sepaham dengan Idieologi Pancasila "takbir, ",Allahuakbar. 
 
“Kami berkumpul disini, bulatkan tekad dan sepaham menyampaikan Penolakan terhadap RUU HIP yang akan diterbitkan oleh DPR RI, kita sama-sama semuanya bersumpah jika pun nantinya akan diterbitkan maka kami akan turun kembali dalam jumlah besar, semoga aksi demo yang kami lakukan demi menegakan keadilan dan direstui oleh Allah SWT,”ucap Habib Rizal Hasan Al Qadrie.

“RUU HIP harus ditolak, karena didalam isinya termaktub paham komunis, maka kita ajak umat muslim kalbar bersatu untuk menolak RUU HIP,” ucap Hb. Rizal Hasan Al Qadrie.

“Idieologi atau paham, apakah namanya yang berbau PKI tidak boleh ada di negeri tercinta Indonesia, PKI bukan saja musuh negara, tapi musuh kita semua yang beridieologi pancasila, karena merusak tatanan dalam butir-butir pancasila dan kami yang ada sekarang dan nantinya akan siap bersatu melakukan aksi demo kembali sampai titik darah penghabisan menolak RUU HIP, Allahuakbar,” tegas Hb. Rizal Hasan Al Qadrie
 
Lanjut disampaikannya, kepada seluruh yang ikut aksi demo ini untuk tetap menjaga keamanan yang kondusif dan tidak melakukan aksi-aksi diluar protokol yang sudah disampaikan sebelum dilakukannya aksi ini.

“Kami sebelum melakukan aksi demo ini sudah disampaikan untuk tidak membawa bendera apapun bentuknya, jika pun ada yang membawa bendera, untuk segera diamankan karena jangan sampai terjadi pembakaran bendera yang telah terjadi di tempat lainnya dalam aksi serupa. Selain itu kepada yang ikut aksi ini tetap mengikuti arahan dan petunjuk dari kepolisian agar kegiatan kita berjalan dengan tertib dan lancar,” tegas Hb. Rizal Hasan Al Qadrie.(RH)
Berita Terkait
Berita Lainnya