,
12 Juni 2020 | dibaca: 131 Kali
Pria Bejad, 7 Kali Cabuli Balita 4 Tahun,Diringkus Polisi
noeh21


Siantar,Skandal.com 

F (19) warga Lingkungan IV Silumangi Kecamatan Mekar Nauli Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematangsiantar,Sumatera Utara. ini harus berurusan dengan pihak Kepolisian Pematangsiantar.

Dia diamankan Satreskrim Polres Pematangsiantar,Kamis (11/06) karena melakukan pencabulan terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya) yang baru berusia empat tahun.

Kejadian itu diketahui ketika bocah malang itu terbangun dan meminta minum kepada ibunya sebagai Pelapor,  Rabu (10/06).Selanjutnya keduanya sama-sama ke kamar mandi untuk buang air kecil.

"Dan pada saat buang air kecil tersebut korban menjerit kesakitan di arah kemaluannya,"katanya Kasubbag Humas Polres Siantar Iptu Rusdi Yahya,Jumat (12/06)

Selanjutnya,keesokan hari,Kamis (11/06) sekira pukul 08.00 WIB, korban sambil menunjuk ke arah kemaluannya mengatakan kepada pelapor dimasukan oleh pelaku

Mendengar hal tersebut, sang ibu mencari F untuk mempertanyakan kebenaran cerita dari Bunga.

"Setelah bertemu dan menanyakan kepada F Ia mengakui bahwa  benar telah melakukan perbuatan cabul kepada korban,"ucap Iptu Rusdi

Atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan dan melaporkan kejadian ini di Polres Pematangsiantar.

Setelah mendapat laporan, personil Satreskrim Polres Pematangsiantar kemudian menangkap tersangka dari Jalan Masjid Lingkungan I Silumangi.

Kata Rusdi,berdasarkan pengakuan terduga pelaku kepada petugas kepolisian,bahwasanya Ia telah melakukan aksi bejat tersebut sebanyak tujuh kali.

"Ia melakukannya kepada korban terakhir kali yaitu pada hari Rabu tanggal 10 Juni 2020 sekira pukul 11.00 WIB di Jalan Masjid Lingkungan I Silumangi,tepatnya di dalam kamar rumah milik ET"tutur Kassubag Humas itu

Diduga kuat telah melakukan tindak pidana Perbuatan Cabul Terhadap Anak dibawah umur sebagaimana dimaksud pasal 81 subs pasal 82 Undang-Undang RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002.
                                                 
Reporter           :Monawelta
Kabiro Sumut.  :Ansary Nst
Berita Terkait
Berita Lainnya