,
17 Februari 2020 | dibaca: 473 Kali
Peringatan Rajabiyah Dan Haul Berlangsung Hikmat       
noeh21
KH. Rojich Ubab MZ Menyampaikan Ceramah Agama dihadapan Ratusan Umat Islam Dalam Acara Rajabiyah dan Haul Minggu (16/2).

Rembang, Skandal

Ratusan umat Islam dari berbagai wilayah di Rembang hadir dalam Peringatan Isro Mi'roj dan Khaul Almarfullah Kyai Muhammad Suyuthi Abdul Fatah ke 15 dan Kyai  Shodiq ke 10 yang berlangsung khidmat.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Musholla Miftahul Huda, Minggu (16/2) itu melibatkan segenap alumni, panitia dan keluarga besar almarhum. Prosesi Haul diawali dengan pembacaan Khotmil Al-Qur'an, Tahlil, Sholawat  Nabi, dan ceramah agama oleh KH.   Rojich Ubab Maeimun Zubaeir, Anggota DPR Pusat dari Fraksi PPP serta ditutup do'a bersama dipimpin oleh KH  Fahrur Rozi. 


Ratusan umat Islam dari berbagai wilayah Rembang Hadir dalam peringatan Rojabiyah dan Haul.


Dalam sambutannya Ketua Panitia Widagdo mengapresiasi kepada segenap masyarakat Dukuh Jambu Desa Sendangmulyo  yang telah berpartisipasi  memberikan bantuan berupa dana maupun tenaga, sehingga acara ini dapat berjalan lancar dan sukses. 

"Kami mewakili panitia bangga karena acara Haul sangat meriah dan semua undangan hadir. Kami juga mengucapkan terima kasih atas segenap kontribusi  berupa apapun sehingga acara ini dapat berjalan dengan sukses," katanya.

 Iapun memohon ma'af atas segala kekurangan. yang menurutnya segenap panitia sudah berusaha dengan sebaik-baiknya. "Namun karena kemampuan yang terbatas maka hanya inilah yang dapat kami berikan," ungkapnya.

 Dalam sambutannya, selaku wakil keluarga Kyai Ahmad Dahlan Suyuthi, mengatakan hal yang sama.Mewakili keluarga pihaknya  mengucapkan terima kasih dan jika ada kekurangan mohon untuk di maafkan. 

Ia mengatakan Haul Kyai Muhammad Suyuthi Fatah sudah 15 tahun dilaksanakan. Sepeninggal almarhum sudah banyak alumni yang sukses dalam hidup bahkan banyak juga yang menjadi pejabat. "Cita -cita almarhum menginginkan jika memiliki santri lebih pandai dari gurunnya," katanya.

 Ia mengungkapkan semasa hidupnya Ky Suyuthi hidup sederhana tidak memiliki banyak harta. Cuma beliau itu pandai bersyukur karena orang yang pandai bersyukur insyallah nikmat akan  bertambah.

"Banyak alumni melanjutkan pendidikan di Pesantren dan memiliki kemampuan membaca kitab kuning," katanya. Ia berpesan agar dalam hal urusan agama tetap itbak kyai yang memiliki sanat yang jelas. Sebab orang jika tidak mengikuti tuntutan kyai dan para ulama maka akan tersesat hidupnya. 

KH. Rojich Ubab MZ dalam ceramahnya menyampaikan bahwa orang yang memiliki ilmu agama sangat berguna dalam hidup. "Saya sudah banyak keliling daerah di Indonesia. Dari situlah membuktikan bahwa mereka yang mengerti agama itu lebih punya banyak peran karena umat membutuhkan," katanya.

Dia menjelaskan, pola pikir masyarakat umum dengan  para kyai itu berbeda. Kalau masyarakat umum lebih banyak berfikir soal keduniaan. Sementara para kyai itu lebih banyak berfikir agama. Kepada para santri ia berpesan bahwa jadi santri yang berani karena umat Islam semakin lama semakin berkembang tetapi  banyak yang belum bisa memahami agama. Hal ini akan menjadi tugas santri ke depannya.

 "Sebagai orang tua yang mempunyai anak yang ada di pesantren tidak usah kuatir karena ke depan lulusan pesantren akan memiliki peluang yang besar untuk mengajarkan ilmu agama kepada umat Islam. 

"Dalam menjalani hidup harus seimbang antara Dzikir dan Mikir keduanya harus berjalan seiring dan orang hidup jangan sampai melupakan Allah SWT. Karena segala sesuatu yang terjadi di dunia atas kehendaknya. Indonesia ini masih banyak kekurangan ulama oleh karena itu peran kaum santri sangat dibutuhkan. 

Haul itu mengingatkan kepada umat islam, karena manusia tidak cukup punya ilmu tetapi harus sholeh. (Sutrisno/Rbg).
Berita Terkait
Berita Lainnya