,
25 Januari 2020 | dibaca: 198 Kali
Perhutani BKPH Kalibaru Ciptakan Hutan Kota Berbasis Agro
noeh21

Banyuwang, Skandal

Sebagai wujud menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup khususnya di wilayah Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, puluhan karyawan Perhutani Bagian Kesatuan Pengolahan Hutan (BKPH ) Kalibaru, melakukan tanam pohon di kawasan ex tempat Penimbunan Kayu (TPK) dan di sekitaran Rumah Dinas (RD) Resort Pengolahan Hutan (RPH) Kalibaru manis (KM).

Dalam penanaman pohon ini, BKPH tidak sendiri, dilakukan bersama dengan
Kesatuan Pengolahan Hutan (KPH) Banyuwangi barat, ibu-ibu Darmawanita BKPH Kalibaru, kelompok Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), baik sekitaran Rumah Dinas (RD) Resort Pengolahan Hutan (RPH) Krikilan  di Dusun Krajan, Desa Kalibaruwetan,pada Jumaat (24/01/2020) sekira pukul 07.00 Wib sampai dengan selesai. 





Dalam rangka  kegiatan penghijauan  tersebut,dengan tema "Jumaat Berkah" puluhan karyawan Perhutani BKPH Kalibaru dan Darmawati serta masyarakat sekitar sangat antusias sekali menanam ratusan bibit pohon durian dan bibit pohon sirsat.

“Kita mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Kalibaru sebagai "Kota Kopi dan Kota Buah" dan kita ciptakan hutan kota berbasis agro supaya wilayah Kecamatan Kalibaru jadi "ADEM" serta harapan kedepan ekonomi masyarakat meningkat. Bumi Kalibaru ini menjadi lebih asri dengan menanam pohon. Mari kita bersama-sama menjadikan Kalibaru menjadi asri dan sejuk,air melimpah,” terang Asper BKPH Kalibaru KPH Banyuwangi barat,Sugeng Wahono panggilan akrabnya dengan sebutan kakang Semar, yang langsung hadir untuk mengomando dalam kegiatan itu.

Asper BKPH Kalibaru,Sugeng Wahono  menjelaskan bahwa dengan program Peduli Penghijauan hutan kota  tersebut ada beberapa jenis pohon yang ditanam yang nantinya bisa menghasilkan. 

Seperti pohon Durian,Sirsat,dan alpukat. “Hari ini ratusan pohon sudah tertanam, mari kita lihat dua sampai lima tahun mendatang. Pasti akan menjadi pohon-pohon yang tumbuh besar dan menghasilkan serta dapat menjadikan perubahan pada lingkungan di wilayah kota Kalibaru ini,” tegasnya.

Menurut Sugeng Wahono, setelah melakukan tanam, diharapkan untuk sama-sama berperan merawat dan menjaga pohon-pohon tersebut dengan baik.

“Ini merupakan tugas kita bersama untuk memelihara bumi. Penghijauan ini sebagai sedekah kepada bumi,” pungkasnya.{MS}
Berita Terkait
Berita Lainnya