,
13 Maret 2019 | dibaca: 76 Kali
Pencairan DD di Rembang Rampung Maret 
noeh21
Salah satu hasil pembangunan jalan desa yang dibangun dari anggaran DD 2018
Rembang, Skandal

Pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama ditargetkan rampung menyeluruh di 287 desa di Kabupaten Rembang. 

Demikian hasil Rakor yang melibatkan camat dan kepala desa  se - Kabupaten Rembang di Pendopo Museum RA. Kartini belum lama ini. 

Alokasi DD  di Rembang tahun ini sebesar Rp. 258 miliar, atau naik Rp. 29 miliar dari alokasi tahun sebelumnya sebesar Rp. 229 miliar. Setiap anggaran  didasarkan atas alokasi dasar, sehingga penerimaan anggaran masing-masing desa tidak sama. 

Sulistiyono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang menyampaikan hasil rakor forum koordinasi Kepala Desa. Intinya desa dan kecamatan diminta segera mengajukan proses pencairan DD dan ADD.

“Target bulan Maret pencairan DD tahap I atau 29 persen Maret dapat cair semua, ADD juga segera diajukan agar diproses pencairannya. Selain agar berhati-hati dan agar sesuai ketentuan yang ada dalam pelaksanaan anggaran,” tuturnya.

Pihaknya berharap untuk percepatan koordinasi camat agar evaluasi penetapan APBDes dipercepat. Selanjutnya diajukan ke Dinpermades, untuk diteruskan Bidang Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Dearah (BPPKAD).

“Setelah Dinpermades teruskan BPPKAD bisa cair. Sesuai aturan 20 persen dari DD yang diterima desa. Kemudian bulan Mei 40 persen dan Agustus 40 persen, makanya semuanya harus mendukung,” terangnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat membuka rakor kepala desa mengatakan prestasi tersebut dapat diraih berkat kerjasama semua pihak. Mulai Dinpermades, kades, camat dan semua pihak yang terlibat didalamnya. (Sutrisno/Rbg).
Berita Terkait
Berita Lainnya