,
17 Maret 2020 | dibaca: 222 Kali
Pemkab Malra Sikapi Virus Corona
noeh21

Malra, Skandal

Pemkab Maluku Tenggara (Malra) serius menyikapi permasalahan Covid 19 (Corono Virus) yang telah ditetapkan sebagai pandemik oleh World Health Organisation (WHO) dan arahan Presiden RI dalam upaya menangkal penyebaran virus tersebut.

Dalam siaran pers yang diterima, Bupati Malra M Thaher Hanubun mengambil langkah-langkah strategis diantaranya, membangun koordinasi dan komunikasi yang intens dari berbagai pihak untuk peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid 19 di Malra.

"Masyarakat agar menjaga ketahanan diri dan keluarga melalui pola hidup sehat dan rajin mencuci tangan, berolahraga, serta menggunakan masker bagi penderita batuk dan influenza serta menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat juga agar tidak panik dan memborong makanan secara berlebihan", ungkap Thaher.

Beberapa Dinas juga sudah kita perintahkan, yakni Dinas Perindag dan pihak terkait untuk melakukan operasi pasar.

Dinas Kesehatan Malra dan RSUD Karel Sadsuitubun Langgur untuk menyiapkan dan merapkan protokol (SOP) penanganan Covid 19 sebagaimana yang dikeluarkan oleh WHO dan Pemerintah RI.

Dinas Kesehatan dan pihak terkait juga agar secara masif mensosialisasikan dan menyebarkan informasi terkait indikator penderita Covid 19 dan cara-cara pencegahan melalui berbagai media, serta penyediaan peralatan thermal scanner di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur maupun pada titik-titik aktifitas kedatangan penumpang.

Kemudian Dinas Pendidikan untuk melakukan kajian secara cepat dan tepat guna menetapkan langkah-langkah strategis untuk melindungi peserta didik dari ancaman Covid 19, dan apabila mendesak dapat meliburkan persekolahan untuk jangka waktu yang ditentukan, serta mengembangkan pola belajar on line dari rumah masing-masing.

"Seluruh pimpinan OPD dan ASN kami perintahkan untuk tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah yang akan ditentukan melalui surat edaran Bupati dan OPD untuk tidak melakukan kegiatan yang sifatnya menghimpun orang banyak".

Kami juga membentuk satuan tugas atau gugus tugas yang melibatkan berbagai pihak guna meningkatkan kewaspadaan dan penanganan secara komperhensif terhadap ancaman penyebaran Covid 19 di Malra.

Satuan tugas atau gugus tersebut dipusatkan di RSUD Karel dan melibatkan seluruh puskesmas dan poskesdes di Malra.

Satuan tugas dan gugus tugas selain bertugas menangani dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait indikasi penyebaran Covid 19, juga memantau perkembangan kesehatan masyarakat, lebih khusus bagi pendatang yang baru kembali dari luar daerah.

Dalam siaran pers tersebut, Pemkab Malra menghimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi Hoaks terkait Covid 19, dan pihak Kepolisian untuk dapat menindak tegas penyebar berita Hoaks.

Masyarakat Malra juga dihimbau untuk sedapatnya tidak melaksanakan perjalanan keluar daerah apabila tidak dalam urusan yang penting dan mendesak, serta tidak menyarankan keluarga yang berdomisili pada wilayah tertular pendemik Covid 19 untuk kembali ke Malra, namun tetap memberi penguatan dan semangat serta menghimbau agar tetap beraktifitas di rumah.

"Kabupaten Malra sendiri hingga saat ini masih terhindar dari penyebaran Covid 19 maka itu patut kita syukuri dan kita sebagai umat beragama terus berdoa agar daerah yang kita cintai terhindar dari bahaya Covid 19", pungkas Thaher. (***)
Berita Terkait
Berita Lainnya