Tutup Menu

Paslon Harno - Bayu Resmi Mendaftar

Jumat, 04 September 2020 | Dilihat: 1158 Kali
    


Rembang, Skandal

Pasangan Calon Bupati Wakil Calon Bupati Rembang Harno - Bayu Resmi mendaftar ke KPU Rembang (Jumat, 4/9).

 Diiringi musik Rabana Paslon Harno-Bayu bersama relawan dari berbagai kalangan dan komunitas berjalan kaki menuju Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang. Paslon yang diusung partai Dasdem, Demokrat, Gerendra, PKS, Hanura, dan PAN sebagai Partai pendukung memastikan melenggang di perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang. 



Sesepuh Tim Pemenangan Paslon Harno- Bayu yang mengusung jargon # Matoh (Maju, Tanggap, dan  Kokoh) Atna  Tukiman dihadapan relawan mengatakan,  keikutsertaan Harno- Bayu sebagai Cabub dan Cawabub bukan kehendaknya. Akan tetapi merupakan permintaan dan kebutuhan  masyarakat Rembang, bahkan kebutuhan kita bersama.

 "Keberhasilan itu ada pada dukungan dan perjuangan kita bersama, tanpa adanya dukungan dan perjuangan kita bersama, maka tidak akan ada artinya," katanya. 

Dia meminta agar mengawal mulai pendaftaran hingga pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang. "Bahkan setelah sukses kitapun harus tetap mengawalnya, untuk kebaikan kabupaten Rembang. Siapa lagi kalau bukan kita bersama yang peduli untuk kemajuan Rembang. Memang ini berat. Namun tantangan yang berat ini akan menjadi ringan kalau kita pikul bersama," pintanya. Menjawab pertanyaan awak media.

 Pasangan Harno- Bayu optimis akan  memenangkan Pilkada Rembang. Iapun meminta dukungan masyarakat Rembang untuk memenangkan  Pilkada mendatang.

 Pada kesempatan itu Harno berjanji jika menang dalam Pilkada mendatang, Ia tidak akan mengambil gajinya sebagai Bupati. "Jika saya terpilih, saya tidak akan mengambil gaji saya sebagai Bupati. Gaji itu akan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat Rembang," tegasnya.

 Ketua Tim Pemenangan Harno- Bayu Supriyadi Eko Praptomo berharap Paslon Harno - Bayu menjadi pemenangnya. "Kami berharap agar konstituen dan masyarakat memahami. Ini murni politik bukan ideologi. Saya rasa masyarakat Rembang akan lebih memahaminya," paparnya.

 Disinggung mengapa menjatuhkan pilihan Harno- Bayu Supriyadi, Eko Praptomo menilai Harno seorang pekerja keras, punya semangat tinggi, tidak muluk-muluk. Orangnya sederhana. InsyaAllah bisa membangun Rembang lebih baik.

"Secara kualitas juga bagus, karena menjadi anggota dewan berkali-kali.," tutupnya.(Sutrisno/Gito)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com