Langgur,Skandal.
Sekertaris Desa(Sekdes) Ohoi Debut, Kecamatan Manyeu, Kab Malra P.Letsoin membantah pemberitaan sebuah media Online tentang pembangunan Paud di Ohoi Debut dengan nilai Rp 84 juta sangat tidak benar alias hoax.
Walaupun Paud tersebut direhabilitasi bangunan lama, digantikan dengan daun seng, plafon,meteran listrik, tempat bermain anak anak,buku paket siswa,serta air PAM.
"Jadi kalau dianggarkan dengan nilai sebesar Rp 104 juta, itu hal wajar wajar saja,karena setelah bangunan tersebut di renovasi, tentu tim dari Inspektorat melakukan audit. Sampai berita ini dimuat tidak ditemukan kerugian negara," tutur Sekdes
Tapi kok kenapa sampai dimuat di salah satu media online bahwa Paud di Ohoi Debut bermasalah.?
"Maka, pertanyaanya Paud yang mana bermasalah.? Silahkan bapa ibu ke Inspektorat ketemu sama tim audit dari. Inspektorat. Kalau terbukti Paud tersebut bermasalah, maka saya siap diproses lewat jalur hukum," jelas Sekdes menggaransi.
Sebaliknya, bila tidak terbukti, pihaknya akan tuntut nama baik, sekaligus akan lapor ke pihak aparat penegak hukum. "Sebab saat diberitakan tanpa di konfirmasi kepada saya maupun Pejabat Ohoi Debut," tutur Sekdes
Selain itu, lanjut Letsoin, Ohoi Debut selalu membuka pintu bagi para aparat penegak hukum, dalam hal Kepolisian dan pihak Kejaksaaan untuk turun uji petik proyek pembangunan Ohoi Debut sejak akhir tahun 2015 hingga 2020 bahwa dari pejabat lama dan pejabat baru siapa yang kerja transparan.
"Setahu saya selama pejabat baru atas nama W.Letsoin dan saya selaku Sekertaris Ohoi Debut kerja ini ada bukti serta transparan," ungkapnya.
Menurut Sekdes, semua ada bukti. Timnya selalu bergandeng tangan, termasuk saat bantuan tidak pernah ada tebang pilih dan semua terima sama.
Jadi yang lebih jelas dan lebih transparan bila dihadirkan pihak aparat untuk langsung uji petik di lapangan agar jangan ada dusta .
Alasannya, setiap triwulan akan melakukan pelaporan hasil kerja ke Inspektorat, keuangan pihak PMD.
"Selain itu juga kami selalu diawasi oleh pihak kecamatan. Jadi kami selalu pendamping desa melakukan laporan pun selalu konsultasi baik dengan pejabat Ohoi. Saya dan Bendahara Oho tidak ada sistim manupulasi laporan.dan baru saja beberapa Minggu kemarin pihak inspektorat uji petik di Ohoi Debut dan terbukti tidak ada masalah. Tapi kok tanpa disadari nama saya dihamburkan di media online tanpa salah," sambungnya.
"Ada apa di balik semua ini. Dan kalau bisa mau di publikasi tentang proyek pembangunan Ohoi Debut atau ada yang tidak di kehendaki,maka semestinya harus dikonfirmasi dulu biar berita bisa berimbang, bukan main tabrak sana sini," tuturnya mengingatkan (***)