,
16 Juni 2019 | dibaca: 625 Kali
Massa Pejabat Desa dan Ketua BUMO Desa Selayar Saling Serang
noeh21

Langgur, Skandal

Saling serang antara pendukung pejabat desa dan Ketua Badan Usaha Milik Ohio (BUMO), Desa Selayar, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), sekitar pukul 16.35 WIT, Jum'at 14/6.Mereka menggunakan senjata tajam (parang) dan benda tumpul ( batu dan kayu).

Menurut saksi mata, Baco Sulaiman, kejadian itu bermula saat pejabat Desa Selayar, Moksen Harbelubun dan Ketua BUMO, Saiful Tarabubun, melakukan koordinasi dalam rangka menginventarisir aset-aset milik Desa Selayar, sekitar 16.30 WIT.




"Di situ pejabat desa minta kepada Ketua BUMO mempertanggungjawabkan semua aset milik Desa Selayar," tutur Kepala Puskesmas ini.

Adapun aset itu antara lain satu mobil pickup L 300, empat buah tenda, 200 buah kursi plastik, empat unit komputer, satu laptop dan satu unit bangunan kios serta isinya.

Namun, Ketua BUMO tidak bersedia memberi keterangan. Alasannya, semua aset yang ada sudah dikelola oleh kelompok usaha yang ada di Desa Selayar.

Penjelasan itu tidak memuaskan sekitar 30 orang massa yang menyaksikan koordinasi itu. Mereka menuntut pertanggungjawaban semua aset Desa Selayar dari 2016-2019.

"Mereka beranggapan pergantian pejabat baru, maka pejabat lama harus mempertanggungjawabkan semua aset, termasuk sisa dana," ungkap saksi lain," jelas saksi lain La Hamid Sampulawa.

Terlebih, pejabat Desa Selayar mengimbau kepada Ketua BUMO untuk mengembalikan aset desa, menyurati Polsek Kei Kecil, menginformasi Babinsa agar berkoordinasi dengan Ketua BUMO mengembalikan alat desa.

Karena tidak ada titik temy, massa pun menduga Ketua BUMO sengaja menghilangkan aset desa termasuk sisa dananya.

"Akibatnya terjadi saling serang," ujar La Hamid, menyebut perkelahian itu berhasil dihentikan Polsek Kei dan membubarkan massa. 6 orang dibawa ke Mapolsek Kei Kecil untuk lakukan pemeriksaan.

Dari kejadian itu beberapa orang mengalami luka, baik kaki, tangan maupun lika sobek pada bibir. Sedangkan materil berupa dua rumah milik warga mengalami rusak ringan.6 orang yang ditahan sudah dipulangkan ke desa. Situasi Selayar saat ini kondusif dan aman. (MI)
Berita Terkait
Berita Lainnya