,
22 Agustus 2019 | dibaca: 496 Kali
Lomba Gerak Jalan Pelajar SD-SMA di Sakra  Kembangkan Disiplin dan Wawasan Kebangsaan.
noeh21

Skandal Lotim

Lomba Gerak Jalan Tingkat SD / MI, SMP / MTs, SMA / SMK / MA  di Kecamatan Sakra, Kab. Lotim merupakan kegiatan untuk menumbuhkan dan mengembangkan kedisiplinan, membentuk karakter, kekompakan, budaya gotong - royong, serta wawasan kebangsaan bagi peserta didik.

Begitu bersemangat,  bersahaja, dan semarak Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke -74  di Kecamatan Sakra se akan tak ada habisnya. Semangat, kegembiraan dan euforianya masih terasa hingga kini, seperti yang tampak pada lomba  gerak jalan yang digelar oleh pemerintah Kecamatan Sakra  pada hari Rabu, 21/8.





Lomba gerak jalan tersebut dilepas oleh Camat Sakra Lalu Putra, S. Sos, di dampingi oleh Kapolsek Sakra Iptu H. Junep Akbar, Kanit Dikbud Sakra H. Nukman, Ketua PGRI Suparman, S.Pd, dan Panitia HUT RI Kecamatan Sakra.

Lomba gerak jalan diikuti  peserta putra dan putri dari semua tingkatan hingga kategori umum. Selain  menampilkan baris - berbaris, juga mampu mengkombinasikan dengan yel - yel,  yang unik , decak kagum dan mengudang tawa masyarakat yang menonton.

Gerak jalan juga tidak hanya melatih mental dan fisik, juga melatih sikap dan karakter , konsentrasi dan kreativitas.

Dalam sambutannya Camat Sakra Lalu Putra , S.Sos mengatakan, semua di Kecamatan Sakra bukan sekedar memeriahkan HUT RI ke -74 , namun sekaligus untuk mengembangkan dan menumbuhkan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kekompakan, budaya gotong - royong bagi generasi muda kita agar tumbuh dan berkembang dan memiliki Sumber Daya Yang unggul menuju Sakra yang bangkit dan maju.

Ia juga mengatakan di Kecamatan Sakra, selain  kegiatan lomba gerak jalan, juga  berbagai jenis kegiatan digelar  seperti, Festival pemilihan Terune dan Dedare yang standarnya  Nasional, dibekali dengan Sumber Daya Manusia yang mempuni. Ini terus dilakukan penggodokan yang inten dan terus - menerus.





Selain  lomba futsal kebugaran yang melibatkan Kepala Desa dan perangkatnya sebagai peserta di 12 desa seKecamatan Sakra, ada lomba tarik tambang, lomba lari karung, panhat pinang, bekedek care laek, main cumpring, taek enjang - enjang, dan yang di tunggu - tunggu oleh masyarakat adalah sebuah Even besar yaitu Gawe Musim Kembalit yang kaya dengan nilai - nilai  Filosofi sejarah.

Gawe Musim Kembalit ini mempunyai sejarah tradisi budaya orang  Sasak yang  di khwatirkan akan  hilang di zaman era global saat  ini .

"Maka melalu momen bersejarah HUT RI tahun ini kita angkat dan memperlihatkan kepada genersi kita terutama generasi emas dan generasi milineal kita agar mereka tau bagaimana tradisi nenek moyangnya dahulu, dan itu harus di lestarikan ,di pertahankan, di tingkatkan , dan Lalu Putra mengucapkan Selamat berlomba," tutupnya.( M.Amien).
Berita Terkait
Berita Lainnya