,
10 September 2020 | dibaca: 563 Kali
KOMANDAN KODIM 1611/BADUNG, TERAPI AIR HUJAN SANGAT MUJARAB!
noeh21


Denpasar, Skandal.

Komandan Kodim 1611/Badung Kolonel Inf. Made Alit Yudana satu tahun yang lalu divonis oleh tim dokter AD bahwa ritme jantungnya tidak normal, menurut diagnosa terdapat indikasi penyumbatan dipembuluh darah coroner lalu dirujuk ke RSPAU Hardjolukito Yogyakarta. 

Setelah dua minggu minum air hujan atas saran Bu Ning Ketua Komunitas Banyu Bening dilakukan pemeriksaan dan hasilnya normal, tidak ada penyumbatan sedikitpun.

Terapi air hujan sangat mujarab, sekarangpun saya masih minum air hujan! ujar Kolonel Made Alit.

Pesan saya untuk yang sehat dan sakit silahkan minum air hujan. Mari kita manfaatkan air hujan semaksimal mungkin. Saya merasakan tubuh saya semakin fit setelah minum air hujan, sebelumnya saya lari hanya 6KM, sekarang bisa 10KM bahkan lebih.

Air hujan yang bagaimana yang diminum oleh Kolonel Made Alit hingga sembuh penyakit jantungnya dalam waktu dua minggu?

Air hujan yang sudah diproses dengan metode elektrolisa, yaitu suatu proses untuk memisahkan air yang bersifat asam dan basa. Air basa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum dan memasak, berdasarkan hasil penelitian dan berbagai pustaka air dengan kandungan pH 8 atau lebih dapat menangkal racun dalam tubuh serta mengatasi berbagai penyakit.

Tiga bulan belakangan air hujan inilah yang diproduksi oleh Kodim 1611/Badung untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang diderita oleh anggotanya.

Awalnya  “produk”  ini dibuat hanya untuk menyembuhkan anggota Kodim yang sakit, akan tetapi karena cerita dari mulut ke mulut sekarang masyarakat luas juga memesan produk ini, semakin hari semakin banyak pasien yang memesan.

Kolonel Inf. Made Alit Yudana selaku Komandan Kodim 1611/Badung didampingi oleh Letkol Inf. I Dewa Ketut Darmada Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1611/Badung dan Letkol Inf. I Gusti Ngurah Wilantara Kepala Staff (Kasdim) 16/11 Badung mengatakan;  produk ini kami berikan Gratis kepada pasien yang memerlukan, baik itu orang miskin ataupun orang kaya, karena yang kami lakukan adalah murni kegiatan kemanusiaan, oleh karena itu kami ajak anggota dalam kegiatan kemanusiaan ini.  Sampai kapanpun tidak akan kami tarik bayaran untuk memesan produk ini, asalkan ambil sendiri di Kodim, jelas Kolonel Made Alit.  Sekarang kami banyak menerima tamu yang bertanya tentang produk, syukurnya semua tanggapannya positif.

Pasien yang datang ke Kodim untuk memesan produk ini kami perhatikan sebagian besar adalah orang-orang kaya. Kami ingin yang datang lebih banyak dari kalangan menengah kebawah, tolong Media Tabloid Skandal membantu menginformasikan hal ini agar diketahui masyarakat luas, imbuh Komandan Kodim 1611/Badung itu.

sy.bali
Berita Terkait
Berita Lainnya