,
25 Oktober 2019 | dibaca: 378 Kali
Kinerja Telkom Tual Kurang Optimal Berikan Pelayanan
noeh21
Kuitansi penagihan


Malra, Skandal

PT Telkom Tual dinilai kurang memberikan pelayanan optimal, terutama bagi konsumen yang akan memasang WIFI. 

"Saya, sebagai konsumen yang memasang WIFI merasakan hal itu," jelas wartawan Skandal di Malra kepada redaksi.

Sebagai bukti, Rahakbauw yang juga menjadi Ketua PWO Maluku, mengaku memasang WIFI tanggal tanggal 6 Maret 2019 dengan nominal Rp 385.000.

"Kok, setiap bulannya saya harus bayar bukan dengan standar kisaran Rp 400.000 kebawah. Tapi meningkat jadi Rp 480.000,' ujarnya kesal. Padahal promosinya per bulan Rp 400 ribu ke bawah.

Tak hanya itu. Rahakbauw juga menunjukkan data hanya 13 hari menggunakan WIFI,
pegawai PT Telkom Tual memberikan kuitansi sebesar Rp Rp 426.000. "Ini kan sebuah lulucon yang di buat buat oleh para karyawan PT.Telkom Tual," tandasnya.

Dia berharap keluhan para nasabah seyogianya diperhatikan pihak PT Telkom harus transparan menjelaskan kepada nasabah.

"Saya sudah  konfirmasi via  seluler ke pihak petugas PT Telkom Tual untuk memberikan pelayanan optimal," ungkapnya. 

Sayangnya petugas PT.Telkom Tual menolak  memberi keterangan hingga berita ini ditulis.

Rahakbauw berharap  pimpinan PT Telkom Ambon dan Makasar memberikan teguran keras terhadap staf di lapangan yang bekerja tidak profesional.

"Ini bukan satu dua kali, tapi semua para nasabah mendapat perlakuan seperti saya," tambahnya.

Bahkan bila perlu pimpinan provinsi mmemberi teguran keras  staf yang di nilai telah mencoreng kinerja PT Telkom.

"Jangan seenaknya dong memberikan tagihan tanpa penjelasan yang detail," jelas Rahakbauw.
Berita Terkait
Berita Lainnya