,
20 April 2021 | dibaca: 78 Kali
Kadis Perikanan KKT Bagaikan Preman,Diduga Telah Menganiyaya Wartawan.
noeh21
Saumlaki – tabloidskandal.com
Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi dan kali ini dilakukan oleh seorang Pejabat Esl ll di lingkup Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Minggu dinihari (18/4/2021) pukul 02:30 WIT, Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, F. Y. Batlayeri dilaporkan menganiaya wartawan yang bernama Blasius Naryemin alias BL (31).
 
Namun dalam kekerasan tersebut bukan hanya kadis perikanan sendiri melainkan bersama temannya, aksi tak terpuji tersebut dilakukan F. Y. Batlayeri karena dirinya bersama dengan seseorang rekan yang diduga kuat sekaligus dengan sudah berbau alkohol/miras
 
Kadis Dinas Perikanan Kab Kep Tanimbar F. Y. Batlayeri dan rekannya yang sedang mabuk usai mengkonsumsi Alkohol di karaoke dan menganiyaya BL di salah satu gedung putih beralamat di kompleks pasar Omele Sifnana, kecamatan Tanimbar Selatan.
 
Dalam keterangannya BL Mengatakan Bahwa, BL membuntuti kadis perikanan yang sedang minum di karaoke King, depan tempat tinggal BL. Disana, kadis sempat memaki BL dengan berkata “mau wartawan ka PNS ka anggota, beta (saya) seng (tidak) takut”. Karena pernyataannya itu berulang kali Kadis sampaikan tanpa sadar, maka dengan demikian BL langsung merekam pembicaran tersebut.
 
Saat BL merekam pernyataan kadis perikanan tiba-tiba datanglah seorang rekannya dalam keadaan  mabuk, kemudian meminta BL untuk segera menghapus rekamanya, Namun BL sempat menjelaskan identitasnya kepada kadis dan rekannya bahwa BL jurnalis, namun karena kadis tidak mendengar omongan BL, akhirnya rekan-rekannya kadis kembali mengikuti BL hingga ke tempat dimana BL tinggal, bahkan dikamar kostnya yang berhadapan dengan karaoke yang tempat minum mabuk kadis.
 
Namun saat didepan kamar kost BL, tak lama kemudian kadis dan rekan rekanya langsung memukul BL hingga BL jatuh dan saat BL terjatuh, dia kembali menarik rambut BL dan menyeret ke dinding kamar kost, tetangga BL datang bermaksud untuk melerai, namun kembali kadis melakukan pemukulan kepada tetangga BL di belakang kepala, testa dan wajah. Kemudian kakak perempuan dan ipar BL juga sempat melerai, namun masih sempat ditendang juga oleh kadis.
 
Menurutnya BL, bahwa istrinya dan dua anak BL yang masih balita mengalami trauma karena melihat dirinya dikeroyok. Bahkan saat dirinya dikeroyok, istrinya dan dua orang anaknya itu sempat menangis dan ketakutan, namun tak ada kasih sayang buat fredek dengan temanya, karena sudah di kuasai oleh miras, tak puas dengan aksi pukulan tersebut rekan kadis langsung mengambil paksa telepon genggam milik BL dan langsung membawa kabur alias pencuri hingga berita ini di muat yang bersangkutan belum mengembalikan.
 
BL sempat dilarikan ke salah satu kamar kost tetangganya dan diamankan hingga kadis dan rekannya pergi.
 
“Sangat disayangkan seorang kadis kok kenapa sampai mengeluarkan kata-kata caci makian bahkan juga telah mengancam bahkan juga siap untuk menghabisi nyawa BL.” Ujar Warga
 
Pada pukul 04:00 WIT, BL mendatangi Polres Kepulauan Tanimbar untuk mengajukan laporan dan telah menerima Tanda Bukti Lapor nomor : TBL/50/IV/2021/Tes K.Tanimbar/SPKT. BL mengaku memiliki bukti sejumlah saksi mata, baju yang sobek, dan hasil visum dokter.
 
Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP. Romi Agusriansyah yang dihubungi melalui saluran WhatsApp, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan BL dan kini sedang ditangani.
 
“Korban sudah melapor di polres jam 5 subuh tadi pagi, sementara kami masih periksa saksi-saksi.” kutipan pernyataan Kapolres.
 
Hingga berita ini disiarkan, Kadis Perikanan Kepulauan Tanimbar, F. Y. Batlayeri belum berhasil dikonfirmasi.
 
Berita Terkait
Berita Lainnya