,
29 November 2019 | dibaca: 263 Kali
Jelang Natal Dan Tahun Baru, Bupati Hadiri Pembukaan Operasi Pasar Sembako Di Muara Lakitan
noeh21

Mura, Skandal

Musi Rawas Skandal, Menjelang Natal dan tahun baru, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mura menggelar Operasi Pasar Sembako, Jumat (29/11) di Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan.

Pembukaan operasi pasar dihadiri langsung Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan. Hadir mendampingi Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir Hayatun, Camat Muara Lakitan HS Alisyahbana, Kepala Desa  Semeteh Kecamatan Muara Lakitan Armansyah, unsur Muspika dan masyarakat Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan.




Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan (H2G) mengatakan, kegiatan Operasi Pasar Sembako di Kecamatan Muara Lakitan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Musi Rawas khususnya di Kecamatan Muara Lakitan. Bupati menyampaikan, ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan ditengah tengah harga sembako yang cukup tinggi.

"Pemkab Mura membagikan 10.000 paket sembako di Kabupaten Mura, dan sebanyak 1.299 paket sembako yang hari ini dibagikan di Kecamatan Muara Lakitan. Bentuk kegiatan adalah melakukan penjualan sembako bersubsidi kepada masyarakat dengan menggunakan kupon satu kepala keluarga mendapatkan satu sembako dengan sasaran kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah," ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mura Ir Hj Nurhasanah Yoesoef, dalam hal ini diwakili Kabid Perdagangan Fatimah mengatakan, kegiatan operasi pasar sembako ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerjasama dengan Perusahaan Umum Logistik (Perum Bulog) melalui Kantor Urusan Logistik (Kansilog) Lubuklinggau.

"Sembako yang dijual kepada masyarakat berbentuk paket yang berisi 2 Kg beras, 1Kg gula pasir, 1 Kg minyak goreng, 1 Kg tepung terigu,  dengan harga jual perpaket Rp 32.000 dari harga normal perpaket Rp 55.500. Dengan subsidi dari Pemkab Mura menjadi Rp 23.500," ucap Fatimah dan Arizal.(ed).
Berita Terkait
Berita Lainnya