,
21 Juli 2019 | dibaca: 506 Kali
Jalur Motaha Lumpuh Akibat Mobil Sepuluh Roda Tertanam Di Badan Jalan 
noeh21
Jalur Motaha Lumpuh Akibat Mobil Sepuluh Roda Tertanam Di Badan Jalan 

Konowe, Skandal

Jalan Poros Kendari Motaha yang terletak di Desa Puusanggula  Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, kini lumpuh akibat  beberapa kendaraan roda sepuluh tertanam di badan jalan yang berlubang dan berlumpur.

Jalur alternatif kedua ini menjadi akses utama khusus kendaraan beroda sepuluh atau berstone berat. Selain akses arteri utama jalan Poros Sampara Unaaha yang saat ini tengah dibenahi dengan menggunakan Jembatan sementara Jembatan Bailey.

Akibat situasi ini antrian panjang hingga puluhan kilometer memadati jalan tersebut.

Dikonfirmasi Kadis PU Rahman tengah berada dalam antrian panjang yang juga dalam tahap survei jalan alternatif, mengungkapkan  pihak terkait sedang melaksanakan pembenahan dan evakuasi saat ini.

"Saya lagi antrian di kemacetan juga ini,  sementara dalam pembenahan ada eskavator yang sedang evakuasi mobil sepuluh roda yang tertanam," ungkap kadis PU  Rahim saat dikonfirmasi via handphone.(21/7).

Sebelumnya pasca terjadinya longsoran badan jalan,pada jalur penghubung utama yang berada di Konawe, Kendari-Sampara-Unaaha -Asera-Sulteng,oleh pihak terkait telah melakukan rekayasa alternative jalur lainnya.

Untuk Pengendara dari dan keluar arah Propinsi sulawesi selatan,kolaka utara,kolaka,dan kolaka timur dapat mengakses jalur konawe selatan,Motaha-kendari.

Dan untuk pengendara dari dan keluar arah Konawe Konawe utara dapat mengakses jalur lainnya yaitu dari jembatan sampara belok kanan andepeli-Kendari -Konsel dan tembus arah bandar udara Kendari

Namun untuk alternatif jalan Andepeli ini, Kendaraan berstone berat tidak dapat mengakses jalur ini karena jalan tersebut masih sementara pembenahan akibat jalurnya yang becek dan sempit serta belum teraspal.

Melihat situasi Dinas PU Rahman juga sedang melaksanakan pembenahan jalan Andepeli saat ini.

"Itu juga menjadi jalan alternative yah,itu pernah kita inisiasi menjadi jalan propinsi tapi karena ada jalan utama kita belum fokus pada jalan itu",terangnya pula.

Dipantau oleh jurnalis jalan andapeli tersebut saat ini hanya bisa dilalui kendataan roda dua dan roda empat,namun untuk kendaraan roda sepuluhbyangbakan dan keluar ke Konawe utara tidak dapat mengakse salur tersebut,dan hanya bisa memutar ke jalur Konawe-Motaha-Konsel.

"Dinas sda Bina Marga sekarang kami turun mengambil langkah langkah riil untuk mengatasi jalan jalan yang rusak di angata," elas Rahman. ( Rina)
Berita Terkait
Berita Lainnya