,
10 Januari 2020 | dibaca: 297 Kali
Jalan Berlubang Pandangan-Sedan Ditambal Rp 12 Miliar
noeh21

Rembang, Skandal

Intensitas hujan tinggi mengakibatkan kerusakan jalan kian parah. Jalan poros pertigaan Pandangan ke arah Sedan rusak parah dan digenangi air pasca diguyur hujan. 

Warga sekitar menjelaskan kerusakan jalan kian parah akibat genangan air yang tak kunjung surut sepekan terakhir ini.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU) Rembang mengklaim sudah mendapatkan alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp.12 miliar. Penanganan dan perencanaan sudah dilakukan untuk perbaikan jalan sekaligus untuk meninggikan jalan Pandangan-Sedan. 

Pantauan Skandal.com, di lokasi pertigaan pandangan hingga kini masih tergenang air. Penanganan sementara lubang-lubang jalan ditutup menggunakan krikil-krikil. Meski demikian, genangan masih tetap ada.

 Berdasarkan keterangan warga sekitar, genangan itu terjadi hampir tiap tahun.

Sugiharto Kepala DPUTaru Rembang mengatakan, penanganan pertigaan pandangan yang kerap tergenang ini akan dilakukan pada 2020. Pihaknya menjelaskan, Rembang mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp.12 miliar. Dari dana tersebut akan dialokasikan khusus untuk wilayah, Sedan dan Pandangan.

 Jadi, lanjut Sugiharto, dana tersebut untuk peningkatan jalan. Termasuk drainase yang berada di pertigaan pandangan yang selama ini tergenang.“itu akan kami buat drainase sampai ke kali. Dan itu nanti tuntas,” jelasnya.

Sugiharto mengaku, sudah dipanggil Bupati Rembang Abdul Hafidz untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Kemudian akan diselesaikan bersama perencanaan.

“ Nanti kami bersama perencanaan akan menyelesaikan itu,” imbuhnya.
Bahkan, pihaknya akan memperioritaskan agar proyek penanganan jalan ini bisa dilelangkan lebih dahulu. Sehingga untuk Sedan-Pandangan, termasuk genangan yang berada di lampu merah tersebut, diperkirakan akan bisa selesai tahun ini.

“Ini perencanaan sedang kami selesaikan. Setelah itu kami kirim ke ULP untuk dilelangkan,” jelasnya.

Salah satu warga pemilik usaha warung makan 10 meter depan pertigaan pandangan itu Jumaroh mengungkapkan kerusakan jalan sudah lama dan belum mendapatkan perbaikan. Apalagi draenase tidak ada sehingga air menggenang dan kerusakan semakin parah.

“Kami berharap jalan segera diperbaiki sehingga pedagang yang berada di pertigaan pandangan ini dapat berjualan dengan nyaman,” harapnya.(Sutrisno /Rbg).
Berita Terkait
Berita Lainnya