,
29 September 2020 | dibaca: 193 Kali
Inspektorat Kab Malra Tetap Bekerja Sesuai Dengan Tupoksi.
noeh21


Malra, Skandal

Inspektur Kab Malra Huyur Matdoan SH menegaskan para stafnya bekerja selalu sesuai dengan  tugs dan tupoksinya.

"Hasil audit di 2019 hingga 2020
 Untuk audit Dana Desa,Dinas Badan dan sebagainya, selalu hasilnya disampaikan kepada saya selaku pimpinan. Setelah itu  kami akan menyurati pimpinan tertinggi, dalam hal ini Bupati Maluku Tenggara, Drs Hi M.Taher Hanubun," tuturnya saat ditemui Skandal di ruang kerjanya, 29/9.

Jadi, menurutnya, saat ada hasil temuan dalam audit, pihaknya akan  menyurati pihak terkait dan bupati sekaligus sambil menunggu hasil rekomendasi bupati,apa itu dalam bentuk STS, ataukah dapat tindak lanjuti oleh pihak aparat penegak hukum,itupun kita harus di kroscek pendapatan yang bersangkutan satu bulan berapa dulu "Baru kita bisa sesuaikan STS dalam berapa tahun," ujarnya.

Bukanya hasil audit langsung dapat diproses lewat jalur hukum. Apalagi  APIP saat ini MOU atau kerja sama dengan pihak penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan dan kepolisian.

"Jadi tentu kami dari tim Audit inspektorat kab Malra tentu bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab Itupun sebelum melakukan Audit di Ohoi ke Ohoi, kami selalu melakukan pemantauan dulu di lapangan. Setelah itu baru kami melakukan Audit," tutur Huyur Matdoan.

Lanjut Matdoan, bahwa setiap pengaduan masyarakat,OKP, aktivis para politisi, tetap  ditindak lanjuti. "Bila di temukan ada penyimpangan yang sudah melebihi dari aturan,maka sudah tentu kami akan menyurati pihak aparat penegak hukum guna dapat di proses lewat jalur hukum," ungkapnya.

Dan apabila di temukan ada stafnya yang sengaja main mata,maka  akan diberikan sangsi tegas kepada yang bersangkutan. Bahkan bila perlu dilaporkan kepada Bupati selaku pimpinan tertinggi (***)
Berita Terkait
Berita Lainnya