,
29 Maret 2018 | dibaca: 130 Kali
Gara-Gara Cawapres, Koalisi PKS-Gerinda Dipertanyakan
noeh21
Mardani Ali Sera

Jakarta, Skandal

Meski PKS  telah menyatakan akan tetap bersama-sama Gerindra untuk Pilpres 2019 dengan mengusung Prabowo Subianto, namun seberapa besar komitmen dua partai itu untuk terus bersama hingga Pilpres 2019, masih dipertanyakan.

" Perlu diketahui bila komunikasi politik terus berjalan dan 90% PKS bersama Gerindra," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan di Gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

"Apakah PKS akan tetap setia ? Pertama bersama Gerindra. Kedua ada syaratnya, musyawarah bersama karena tidak bisa Gerindra menentukan sendiri. Kan Gerindra tidak 20%," imbuh dia. 

PKS mematok 9 nama untuk dijadikan capres ataupun cawapres. Sementara itu, Gerindra mempertimbangkan Anies Baswedan untuk jadi cawapres sang Ketum, Prabowo Subianto.

PKS kukuh ingin 1 dari 9 kader mereka jadi capres/cawapres. Namun, soal nama-nama lain yang diusulkan, Mardani mengatakan PKS masih buka diskusi.

"Posisi sampai sekarang PKS sudah punya 9 capres/cawapres. Itu dari PKS keputusan resmi dari Majelis Syuro yang harus kita patuhi. Oleh karena kita menunggu Gerindra mau mengajukan calon untuk kita bahas bareng-bareng," ungkap Mardani. 

Meski sebelumnya PKS sudah memastikan akan berkoalisi bersama Gerindra dengan mengusung Prabowo di Pilpres 2019. Seiring berjalannya waktu, tampaknya kini ada pertimbangan lain yang membuat PKS tidak lagi 100 persen menyatakan akan bersama partai berlambang burung garuda itu. Sampai kapan tarik menarik akan  terus berlangsung. _Wallahua'llam bissawaab_. ( rkw )
Berita Terkait
Berita Lainnya