,
19 Maret 2020 | dibaca: 262 Kali
Dinas Pendidikan Benarkan Adanya Penawaran Barang Bekas Milik SDN Bangun Sari
noeh21


Skandal Musi Rawas,

Dinas Pendidikan Kabupaten Musirawas membenarkab adanya surat yang di keluarkan oleh pihak sekolah  SDN Bangunsari tentang pengajuan penawaran barang bekas milik SDN Bangunsari  kepada pihak dinas pendidikan kabupaten musirawas pada hari Sabtu. Isi surat itu,berbentuk berita acara penyerahan barang dengan No 028/100/SDT,2019.

Surat tersebut di tandatangani oleh pihak sekolah  ,panitia sekolah dan di ketahui oleh ketua komite 

Dalam hal ini dinas pendidikan membenarkan, hal ini di jelasakan oleh kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, melalu sekretaris, Hartoyo (Sekdin red)  mengatakan"  melalui telephone seluler dan WhatsApp nya Rabu(18/03/2020),

 “Benar adanya berita tersebut dan kita sudah memanggil Kepala sekolah  yang bersangkutan," jelas Hartoyo, Sekretaris Dinas Pendidikan. Dia menyebut pemanggilan tersebut dilakukan oleh Yadi.

"Coba  temui pak Yadi biar ada penjelasan. Dia ada di belakang," ungkapnya dengan singkat.

Yadi saat dikofirmasi Rabu(18/03/2020) mengakui memanggil, ” bersangkutan agar masalahnya clear, tidak  salah faham.

Menurutnya, pembagunan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019, oknum kepala sekolah (SULIT) SD Negeri 1 Bangun Sari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas diduga mengambil kayu milik sekolah di bawa ke rumah pribadi.

"Itu sudah jelas -terang benderang berdasar surat itu," paparnya.

Menurut sumber media online, hasil  Investigasi di lapangan, khususnya ke SD Negeri 1 Bangun Sari, melihat sopir yang lagi memuat kayu di lokasi sekolah,  yang diduga dibawa ke rumah Kepala Sekolah.

Informasi dihimpun awak media dan beberapa masyarakat di sekitar SD Negeri 1 Bangun Sari  tersebut mengaku kaget atas pemgambilan kayu milik sekolah/milik Negara yang dilakukan oleh kepala sekolah karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan atau rapat /lelang barang tersebut terlebih dahulu. Bahkan dirinya menanyakan bahwa kegiatan pengambilan barang dan jasa milik sekolah tesebut, sebelumnya tidak ada pemberitahuan dengan guru-guru atau kemite sekolah.

"Adanya pengambilan kayu di sekolah SD Negeri 1 Bangun Sari, salah satunya berinisial B disalah-satu media online wujud keseriusan Disdik Mura sudah diwujudkan," ungkapnya.

Sementara itu kepala sekolah SDN bangunsari hingga saat ini belum dapat di konfirmasi hingga ditayangkan (ed)
Berita Terkait
Berita Lainnya