,
29 September 2020 | dibaca: 17 Kali
Bupati Suwirta sebagai Motivator di Universitas Mahadewa Indonesia.
noeh21


Klungkung, Skandal

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam keberhasilannya memimpin Kabupaten Klungkung diundang untuk menjadi motivator pada kegiatan Ospek Mahasiswa Baru yang dilakukan melalui aplikasi video conference bertempat di Ruang Kerja kantor Bupati Klungkung pada Senin 28/9/2020. 

Rektor Universitas Mahadewa Indonesia Dr. I Made Suarta, SH, M. Hum, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Suwirta sebagai alumni IKIP PGRI Tahun 1993 jurusan Biologi, namun bersedia memberikan motivasi kepada Mahasiswa baru di Universitas mahadewa. Kegiatan Ospek mahasiswa baru ini mengambil tema yakni melalui Ospek Mahasiswa Baru kita tingkatkan pendidikan karakter untuk melawan pandemic COVID-19 dan mematuhi Protokol Kesehatan.

“Semoga motivasi yang diberikan dapat dijadikan inspirasi meraih impian para Maba,” harap I Made Suarta.

Melalui Aplikasi Video Conference tersebut, dihadapan para Mahasiswa Baru (MABA) Bupati Suwirta menyampaikan banyak jalan untuk mengembangkan diri menjadi seorang yang sukses dan hanya diberikan kesempatan maka seseorang akan mampu mengembangkan dirinya menjadi sukses.  

Bupati Suwirta dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi motivasi mengenai pembinaan kesadaran Bela Negara, menurutnya kata Bela Negara memiliki makna cinta, peduli, memiliki, bela pati, dalam hal membela negara. Bela Negara dapat dilakukan di kehidupan sehari-hari, misalnya membantu teman, memiliki kepedulian terhadap kemiskinan, difabel, dan lain sebagainya.

Bupati Suwirta juga menyampaikan bahwa dirinya sudah melakukan berbagai cara mengaplikasikan bela negara diantaranya melalui program bedah desa dan mencetak generasi muda yang berwawasan bela negara yakni melalui program memberangkat anak KK Miskin ke Kapal Pesiar namun karena COVID-19 rencana ini ditunda. Program Enterpreneur masuk Desa, yang menjadi sasaran program ini adalah para generasi muda.

Bupati Suwirta menyampaikan bahwa dalam membuat program mengutamakan merubah mindset, tidak hanya berpikir memberikan uang atau sembako. 
Dalam menjalankan program tersebut, dirinya menanamkan spirit, yakni  Gema Santi, spirit ini dibuat untuk memberikan semangat, apapun program yang dilaksanakan harus bermodalkan nilai-nilai kesantunan dan nilai-nilai inovatif.  Harapannya melalui spirit ini generasi muda dapat lebih santun dan inovatif ikut berperan dalam program pemerintah.

“Generasi muda jangan hanya bisa protes tetapi mari ikut berproses, berani keluar dari zona nyaman, yakini bahwa semua orang mempunyai kesempatan yang sama,” pesan Bupati Suwirta kepada para Maba.

“Berikan yang terbaik tetapi jangan menjadi yang terbaik, turunkan harga dirimu biarkan orang lain yang menaikkan harga dirimu dibandingkan kamu menaikkan harga dirimu tetapi diturunkan oleh orang lain, hal ini merupakan pedoman yang saya gunakan dalam melayani masyarakat saya”, ujar Bupati Suwirta.

Turut hadir dalam Video Conference tersebut, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc, para Dosen, Staff, panitia,  dan para mahasiswa baru Universitas mahadewa Indonesia serta undangan lainnya. 

Sony Bali
Berita Terkait
Berita Lainnya