,
15 Agustus 2019 | dibaca: 180 Kali
Ali Mazi Prihatin Kondisi Asrama Mahasiswa Sultra di Makassar.
noeh21
Sultra, Skandal

Setelah Gubernur Ali Mazi mengikuti Penandatanganan Nota Kesepakatan (MOU) dan Perjanjian kerjasma (PKS) dengan pihak BPH Migas dan PT. Pertamina, Gubernur langsung meninjau Asrama Mahasiswa Sultra di jalan Bontomene No. 31/14A Kel. Banta Bantaeng Kec.Rappocini Kota Makassar.  

Tiba di asrama,  gubernur sangat prihatin . Tidak menduga fasilitas bangunan asrama mahasiswa rusak,  kumuh, jorok dan tidak layak dihuni oleh manusia. 

Gubernur juga memeriksa seluruh bangunan, ruangan, dan mengecek kamar mahasiswa yang sudah 90 persen tidak berpenghuni, karena tidak terpelihara dengan baik dan juga sudah termakan usia.

Gubernur berdialog dan berdiskusi dengan beberapa mahasiswa yang masih bertahan di asrama. Ceritanya cukup menyedihkan, terlebih bila kondisi musim hujan. Seluruh bangunan tergenang air hingga 80 cm.

Gubernur Ali Mazi, berjanji kepada beberapa mahasiswa Insya Allah Asrama Mahasiswa Sultra segera dibangun sesuai mekanisme aturan, anggaran 2020 perencanaan atau desain bangunan.  Tahun 2021 anggaran Pelaksananaan Pembangunan.

Dari asrama mahasiswa, Gubernur menuju Kantor Perwakilan Sultra di Jalan Gunung Merapi No. 209 Kel. Pisang Selatan Kec. Ujung Pandang Kota Makassar. 

Kondisinya tidak layak jadi kantor perwakilan karena bangunan pada retak-retak, dapat membahayakan pegawai ASN, juga fasiltas seperti meubel sudah tidak layak untuk pelayanan menerima tamu.

Intinya kantor perwakilan Sultra di Makassar, bangunan dan fasilitasnya sudah termakan usia.

 "Insyaallah tahun ini akan di laksanakan pembangunan baru yang telah melalui mekanisme dan aturan, semoga berjalan lancar dan sukses. Amin," ujar gubernur. (Rina)
Berita Terkait
Berita Lainnya