,
12 Agustus 2020 | dibaca: 137 Kali
1 Tahun Terlunta Nasib SMPN 2 Gunung Sari Temui Titik Terang
noeh21

Lombok Barat Skandal

Pasca  eksekusi lahan  Gedung SMPN 2 Gunung Sari pada tahun 2019 lalu oleh PN Mataram sesuai SHM 81 dan telah melalui keputusan MA th 2017 nasib SMPN 2 Gunung Sari beserta Guru dan Siswanya terlunta lunta selama 1 tahun sebelum menempati lahan dan bangunan Ex Puskesmas Mambalan.

Hari ini, Selasa 12 Agustus 2020,  diumumkan pemenang lelang tender atas rencana pembangunan gedung SMPN 2 Gunung Sari melalui Pemda Lobar dengan Pagu anggaran sebesar Rp. 1,5 miliar yang dananya bersumber dari APBD Murni tahun 2020. 

Kepala SMPN 2 Gunung Sari  Sahrullah, S.Pd., ditemui media diruang kerja daruratnya menjelaskan,  lahan ex Puskesmas tersebut sudah clear milik Pemda Lobar dengan area seluas 39 are, Selasa 12 Agustus 2020.





“Lahan ex Puskesmas ini sudah tidak ada masalah dan sudah clear milik sah Pemda Lobar dengan luas area sekitar 39 are. Layanan pendidikan dan Kesehatan adalah merupakan layanan dasar yang tidak boleh terhenti dalam kondisi apapun, disamping itu Puskesmanya sendiri sudah dipindahkan kelahan lain dan gedung ini sudah tidak dipakai lagi. Ruang kelas yang ada adalah bekas kelas darurat yang dibangun pasca gempa Agustus 2018 lalu yang dipindahkan kesini dan dirikan dengan gotong royong bersama para wali murid yang prihatin. Sebelumnya kami numpang di SDN 1 Penimbung ambil kelas siang”, jelasnya.

Menurutnya, lahan tersebut  belum mencukupi untuk kebutuhan sekolah SMP, namun masih ada ruang ke belakang untuk perluasannya kemudian hari dan sudah diusulkan. 

“Untuk pembangunan gedung SMPN 2 Gunung Sari telah dilakukan tender dan hari ini (Selasa 12 Agustus 2020 ) akan diumumkan pemenang tendernya dengan nilai kontrak sebesar Rp. 1,4,_ milyar untuk 4 lokal ruang kelas dengan sumber anggaran dari APBD murni tahun 2020. Dulu sih dijanjikan Rp. 2,8 Milyar tapi di ACC ya segitu. Sebenarnya bulan April lalu sudah mau dilaksanakan pembangunannya namun terkendala pandemic covid-19 dan ditunda.

Terkait dengan serapan siswa baru yang mendaftar di SMPN 2 Gunung Sari dengan kondisi gedung seadanya tersebut Sahrullah mengatakan sangat menurun drastis. Dari jumlah 50 orang yang ambil formulir yang daftar ulang hanya 44 orang. 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat melalui Kabid Sarpras, Budianto, S.S.I., di ruang kerjanya mengatakan, hal senada bahwa pengumuman pemenang tender untuk pembangunan SMPN 2 Gunung Sari akan dilaksanakan hari ini Selasa 12 Agustus 2020 secara on line.

“Memang benar sudah dilakukan lelang tender untuk pembangunan gedung SMPN 2 Gunung Sari dengan Pagu anggaran sebesar Rp. 1,5 milyar dan hari ini Selasa 12 Agustus 2020 akan dilakukan pengumuman pemenang lelang tendernya. Jumlah anggaran tersebut untuk pembangunan 4 lokal ruang kelas baru”, terangnya.

Terkait dengan luas area  yang hanya 39 are, Budianto mengatakan bahwa walaupun ada kemungkinan untuk memperluas area kebelakang maka harus dilakukan pembangunan jembatan karena harus menyeberang kali. (N3G)
Berita Terkait
Berita Lainnya