,
30 Januari 2020 | dibaca: 2081 Kali
Warga Laporkan Pengembang Perumahan Badarudin Residece ke Polres Muba.
noeh21
warga perumahan Badarudin Residence saat mendatang Polres Muba

Skandal Muba

Puluhan warga perumahan Badarudin II Kelurahan Kayu Are, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumsel menjadi resah dan  mengadukan nasibnya ke polres Muba Kamis 30/01/20.



Perumahan Residan yang akan disita eksekusi

Aduan puluhan warga perumahan Badarudin II ini mewakili dari 72 warga penghuni perumahan Badarudin II yang merasa resah dan akan kehilangan haknya sebagai pemilik rumah, karena rumah yang di tempatinya itu ada yang sudah lunas pembayarannya , dan ada yang dibeli secara cash pada pihak pengembang PT. Aljabar Mega Perkasa, pimpinan pengembangnya Arman Jaya Badarudin MBA. selaku pengelola Badarudin Residence 

Menurut Pani, warga yang menempati perumahan Badarudin Residence Blok C, mereka mulai menempati perumahan ini pada tahun 2014. "Sedangkan kami mulai mengambil lokasi ada yang dari tahun 2012, namun pihak pengembang Badarudin belum selesai membangunannya," ungkapnya.
 
Cuma sekarang, penyelesaiannya dilakukan sendiri.

Mereka yang menempati perumahan ini sudah ada yang lunas dan masih ada yang lunas berjangka, namun sertifikat perumahan tersebut diserahkan pada pihak Bank Artha Graha, oleh pihak pengembang.

"Belum lama ini kami dapat berita  sertifikat yang kami sudah lunas di gadaikan lagi kepada pihak Bank , dan pihak Bank tidak pernah survei ke sini, tiba - tiba pihak Bank akan sita eksekusi  rumah kami," ungkapnya.

Akibatnya, warga perumahan Badarudin tidak terima, silahkan eksekusi aset Badarudin. "Makanya kami melaporkan Arman jaya ke polres selaku pengembang Badarudin Residence" ungkapnya.( dris )
Berita Terkait
Berita Lainnya