,
21 Mei 2019 | dibaca: 612 Kali
Warga Dullah Laut Datangi  Kantor Inspektorat Kota Tual 
noeh21

Tual, Skandal

 Sebagian besar warga Dullah Laut Kecamatan Kei Kecil mendatangi kantor Inspektorat Kota Tual, kemarin 20/5.

Mereka mempertanyakan hasil temuan Inspektorat Kota Tual terhadap Bendahara Desa Dullah Laut, Hasnawati Rahaded terkait pengelolaan dana desa.

Menurut warga setempat, Bendahara Desa Dullah laut sudah berulang ulang melakukan kebohongan publik kepada  masyarakat.

Pasalnya 33 warga yang belum mendapat Aki dengan harga Rp 47.850.000. Sedangkan 2 buah Tossa harga Rp 65. 168.000, mesin 15 PK bensin 155.000.000, Bodi ketinting 5 buah Rp 70.000.000. Total keseluruhan Rp 338. 018.000. Sampai  saat ini warga belum mendapat bantuan tersebut.

"Jadi apakah selama ini  Hasnawati Rahaded selaku Bendahara Desa membuat laporan sudah diterima warga? " Itu tipu alias bohong," tegas warga.

Menurut warga,  bisa saja bendahara bersengkongkol dengan Dinas BPMPD serta bagian keuangan, hingga setiap laporan masuk tetap ada proses pencairan yang tidak bisa di ganggu gugat lagi.

Warga menilai, Bendahara Dullah Laut sangat pintar dan cerdas,. "Jadi dia putar balik Inspektorat selaku penyidik, hingga semua data Dullah Laut susah ditemukan," ungkap warga.

Warga bertekad setelah lebaran laporan akan selesai dibuat. "Kami akan tinjau kembali pengadaan tersebut, Bila terbukti tidak mencukupi atau tidak ada di tempat,maka resiko di tanggung sendiri," tutur warga, yang mengaku sudah tahu kinerja Bendahara Desa Dullah Laut,  Hasnawati Rahaded.

"Semua laporan yes dan yes,  tapi  pelaksanaan di lapangan nol besar," tandas warga mangkel.
Berita Terkait
Berita Lainnya