,
23 Maret 2020 | dibaca: 1986 Kali
Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kab. Malra Desak Pemda Agar Anggaran Belanja Tak Terduga sebesar Rp 2,7 M untuk Preventif penyebaran Virus Covid 19 di Malra.
noeh21


Malra, Skandal

Septian Brian Ubra, S.Sos kepada media ini mengatakan bahwa dalam keadaan Darurat maka Anggaran yang digunakan adalah Anggaran Tak Terduga. Dalam Perda APBD 2020 di tetapkan 2,7 M sekian untuk belanja tak terduga sehingga diharapkan Anggaran ini bisa digunakan bagi upaya pencegahan Virus Covid 19 ini.

Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Malra ini menambahkan, mengingat setiap transportasi Udara (Pesawat) 2 kali sehari belum lagi kapal penumpang kapal PELNI yang masuk maka sudah saatnya proses pencegahan dilakukan lebih sistematis dgn basis data yang jelas terhadap setiap masyarakat yang kembali dari luar daerah terutama yang berasal dari daerah yang telah terjangkit.

Anggaran sebesar ini tentu dalam rangka membeli Alat Kesehatan seperti Alat Perlindungan Dasar (APD) bagi tenaga kesehatan pada RSUD Karel Saidsuitubun Langgur, Rumah Sakit Hati Kudus Langgur serta Puskesmas disetiap Kecamatan, penyiapan ruangan isolasi bahkan Satgas harus memikirkan satu bangunan untuk digunakan sebagai tempat karantina sementara bagi yang baru tiba dari luar daerah yg sudah terjangkit selama 14 hari dgn penyediaan makan minum, selain itu Pemda memasang Westafel di sejumlah ruas jalan atau tempat2 pusat keramaian serta penyemprotan Disinfektan di tempat-tempat umum/pusat keramaian serta seluruh perkantoran.

Jika anggaran untuk belanja Tak Terduga ini tidak cukup maka saya mendesak untuk DPRD Malra & Pemerintah Daerah melakukan pembahasan Persetujuan Mendahului APBD Perubahan sebagaimana diatur dalam Permendagri 13 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah untuk mendukung Pemda dap upaya pencegahan.

Ubra mendukung Upaya Pencegahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, melalui Surat Edaran Bupati Malra, Sosialisasi serta upaya2 yang dilakukan melalui Satgas yang dibentuk Bupati Malra bahkan terakhir Maklumat Kapolri yang baru dikeluarkan.

Dirinya juga mendesak Tim Satgas Malra untuk bekerja sama dgn Tim Satgas Kota Tual, kerjasama tidak sebatas koordinasi tetapi langkah sinergis secara bersama-sama untuk mengatasi hal ini. 
Ini demi kita semua masyarakat Malra & Kota Tual.
Jangan kita memandang remeh Virus ini sebab banyak Daerah telah menjadi pengalaman.

Dirinya juga menghimbau agar semua masyarakat agar mendoakan kedua Daerah ini agar terhindar dari Virus yang berbahaya ini. (***)
Berita Terkait
Berita Lainnya