,
29 Maret 2018 | dibaca: 139 Kali
Teddy Salawati: IMO Harus Survive dan Profit
noeh21
Jakarta, Skandal

Ketua Dewan Pembina Ikatan Media Online (IMO) Indonesia dan Ketua Dewan Penasehat IMO Sulawesi Tengah,   Teddy Salawati bertemu tadi malam (28/3) di Hotel Mercure, Ancol Jakarta Utara.

Pertemuan kedua petinggi IMO tersebut difasilitasi oleh Ketua IMO Sulawesi Tengah, Hasanuddin Lamatta.

"Kebetulan Pak Teddy ada di Jakarta, ya kita pertemukan saja," jelas Hasanuddin Lamatta, yang kunjungannya ke Jakarta untuk berobat soal penyakit THT di RSPAD Gatot Soebroto.

Menurut Taufiq Rachman, pembicaraan keduanya seputar IMO-Indonesia, khususnya IMO Sulteng ke depan.

"Intinya Pak Teddy mendukung keberadaan IMO," ujar Taufiq

Meskipun mendukung, Dewan Penasehat Sulteng tersebut memberikan beberapa catatan yang diharapkan bisa membangun IMO Indonesia maupun Sulteng ke depan, khususnya dari segi ekonomi.

"Sebab, biar bagaimanapun, sebagai organisasi perusahaan pers, haruslah tetap survive dan profit," jelas Taufiq menirukan ucapan  Teddy.

Selain itu, IMO-Indonesia juga harus fokus meningkatkan SDM para jurnalis anggotanya, baik dari sisi penulisan sesuai kaidah jurnalistik maupun manajemen pers itu sendiri.

"Saya pikir pelatihan dengan mengundang para pakar perlu ditingkatkan," pinta Teddy, termaksud soal Teknologi Informasi, lantaran media yang digunakan saat ini digital, bukan cetak.

Hal lain, tambah Taufiq mengutip keterangan  Teddy, para jurnalis pun belajar berorganisasi. 

Alasannya, organisasi itu adalah sebuah sistem yang saling berkaitan dan punya aturan main yang disepakati. 

"Rusak saja sebuah sub sistem, maka akan mengganggu roda organisasi,"  tutur  Teddy. 

Tapi, karena latar belakanya para jurnalis yang mencari, mengolah dan menuangkannya, Teddy memaklumi bila sebagian para jurnalis kurang move on dalam berorganisasi.

"Tapi semua itu proses. Biarlah learning by doing," jelas  Teddy yang yakin IMO-Indonesia bakal pertemuan menciptakan "kue" kepada para anggotanya.

Taufiq mengamini semua pandangan Teddy. "Beliau itu berasal institusi yang alur organisasinya jelas dan sistemnya sudah berjalan," ujar Taufiq (Oji)
Berita Terkait
Berita Lainnya