Kubu Raya, tabloidskandal.com || Bertempat Sekretiat MPC (Majelis Pimpinan Cabang) Pancasila JL. Mayor Alianyang Kubu Raya Muscab Ke II Sapma Pemuda Pancasila, Kamis 28 Oktober 2021.
Ini muscab Sapma II, sebelumnya ada Sapma pertama Kubu Raya zaman Wahyu Haryanto yang di panggil Akang.
Kata sambutan yang dibacakan oleh ketua panitia SAPMA Kubu Raya, Iswanto, menjelaskan ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan dari panitia dengan semangat yang tinggi hari ini untuk SAPMA Kabupaten Kubu Raya dengan semangat yang Nasionalis berjuang bagaimana bisa membentuk satu SAPMA, kabupaten kubu raya ini sebuah tekad yang besar dengan waktu yang sangat lama menyatukan Peresepsi, hingga temulah pada tititik yang sama, bertepatan pada Hari Sumpah Pemuda dan ulang Tahun Pemuda Pancasila Ke (62), 28 Oktober, 2021.
Hingga hari ini tekad yang besar adalah bahwa pada tanggal, 28 Oktober 2021 ini SAPMA Kabupaten Kubu Raya melaksanakan Muscab yang kedua.
Mohon untuk kedepan kami sebagai panitia Sapma, jika ada kekurangan atau kehilapan kami dalam kata sambutan, maupun perbuatan kata kata kami didalam kegiatan ini kami mohon maaf yang sebesar besarnya.
Yang kedua kami minta mohon juga Bimbingannya untuk kedepan SAPMA kabupaten kubu raya ini yang mana kami didalam Pengurusnya juga rata rata masih baru, artinya perlu lagi pemahaman pemahaman dan gerakan gerakan iliologis yang hari ini SAPMA Pemuda Pancasila yang kita anut yaitu idiologi Pancasila artinya pergerakan kedepannya bisa bersumbangsih terhadap daerah terutama Kabupaten kubu raya ini, ucap ketua Panitia Sapma Kubu Raya dalam amanat pidatonya.
Ditempat Acara yang sama Ketua Pengurus Pemuda Pancasila Provinsi Kalimantan Barat, Akbar Ramadhan, S. Pd
Saat diwawancarai oleh awak media di acara kegiatan Musyawarah Cabang SAPMA, Kubu Raya yang kedua ini. Akbar Ramadhan mengatakan
Dalam muscab SAPMA Kubu raya ini sebelumnya memang sudah ada pengurus SAPMA kabupaten kubu raya dari zamannya bang Akang juga waktu ketua mpcnya bang Zul, maka tadi
saya katakan tidak ada terjadi Sollidasi dan tidak berjalannya SAPMA. karena kami dari pengurus Wilayah mengarah teker untuk pengurus sebelumnya, makanya ini musyawarah Cabang kedua yang dilakukan oleh PC Kubu Raya berdasarkan landasan landasan surat Pelaksanaan tugas yang saya keluarkan Surat teker itu yang diketuai oleh bung Fendi.
Merupakan sekretaris MPC, Nah atas landasan surat itu kita lakukan lah konsulidasi untuk Pembentukan PC SAPMA kabupaten Kubu Raya ini. Karena memang kalau sejatinya musyawarah cabang kedua ini mustinya memang harus di isi oleh Komisariat yang punya hak suara.
Namun karena ini bersifat karah teker yang namanya karateker, maka runtuh juga di komisiriat komisiriat dibawahnya.
Makanya ini nanti pelaksananya juga sidang sidang tetap berjalan tetapi memang tidak ada Pemilihan dan tidak ada pandangan umum dari komisariat Karena kita komisariat suruh runtuh karena surat karateker langsung secara musyawarah untuk memilih langsung ketua, setelah itu baru ketua terpilih sebagai ketua tim primatur untuk membentuk sebagai pengurusan secara lengkap yang kami SK kan setelah dua Minggu kedepan.
Dan untuk landasan kedepan karena seperti yang saya katakan tadi dibawah, SAPMA memang lebih kepada, memang SAPMA inikan lembaga Otonom, anggaran dasarnya sama dengan anggaran pemuda Pancasila melekat, karena memang kita anak dari Pemuda Pancasila, tapi anggaran rumah tangganya sejak 2015, kemaren kita sudah Otonom, makanya SK Menhumkamnya kita sendiri.
Jadi sebagai Organisasi kepemudaan, kalau pemuda Pancasila sekarang organisasi bermassa masyarakat.
Nah pergerakan OKP itukan nanti naunganya di KNPI dan dulu suara KNPI itu suara MPC Pemuda Pancasila dan tetapi hari ini yang punya hak suara di KNPI itu SAPMAnya, maka lebih pada pergerakan kaum intelektual, akademis, program program tujuannya apa, kami ingin membren, bahwa pemuda Pancasila itu sekarang menjadi humanis lebih dekat kepada Masyarakat lebih nyata untuk berbuat kepada masyarakat.
Melalui SAPMA inilah yang nantinya sebagai laboratorium kader meneruskan kepada estafet kepengurusan Pemuda Pancasila, karena kalau organisasi Masiswa yang lain itu mungkin setelah dia selesai menjadi Masiswa mungkin dia menjadi Alumni, kalau kami tidak kalau di SAPMA ini setelah nanti tidak mahasiswa lanjut ke Pengurusan ke Pemuda Pancasila.
Dan untuk landasan kedepan karena seperti yang saya katakan tadi dibawah, SAPMA memang lebih kepada, memang SAPMA inikan lembaga Otonom, anggaran dasarnya sama dengan anggaran pemuda Pancasila melekat, karena memang kita anak dari Pemuda Pancasila, tapi anggaran rumah tangganya sejak 2015, kemaren kita sudah Otonom, makanya SK Menhumkamnya kita sendiri.
Jadi sebagai Organisasi kepemudaan, pemuda Pancasila sekarang organisasi bermassa masyarakat.
Nah pergerakan OKP itukan nanti naunganya di KNPI dan dulu suara KNPI itu suara MPC Pemuda Pancasila dan tetapi hari ini yang punya hak suara di KNPI itu SAPMAnya, maka lebih pada pergerakan kaum intelektual, akademis, program program tujuannya apa, kami ingin membren, bahwa pemuda Pancasila itu sekarang menjadi humanis lebih dekat kepada Masyarakat lebih nyata untuk berbuat kepada masyarakat.
Melalui SAPMA inilah yang nantinya sebagai laboratorium kader meneruskan kepada estafet kepengurusan Pemuda Pancasila, karena kalau organisasi Masiswa yang lain itu mungkin setelah dia selesai menjadi Masiswa mungkin dia menjadi Alumni, kalau kami tidak kalau di SAPMA ini setelah nanti tidak mahasiswa lanjut ke Pengurusan ke Pemuda Pancasila.
Dan untuk jumlah kepengurusan SAPMA di Kalimantan Barat kita baru ada dua ribuan dan kalau di pengurusan Wilayah yaitu hanya seratusan.
Karena Pos wilayah tidak hak untuk mengkader. Yang ada kader itu dicabang cabang, "dikatakannya.
(Rakhman Hudri)