,
05 April 2020 | dibaca: 549 Kali
Puskesmas PatiDJalabil Lakukan Penyemprotan Mandiri ke Desa Wangel
noeh21


Dobo Skandal,-

Penyemprotan Disinfetkan untuk pencegahan tertularnya Virus corona atau covit-19 di kalangan masyarakat desa Wangel oleh para medis Puskesmas PatiDJalabil dilakukan  atas inisiatif para pegawai/medis dan donatur maupun dokter. Mereka mengumpulkan bahan bahan keperluan yang digunakan dalam campuran Disinfetkan.

Kegiatan penyemprotan Disinfetkan oleh tim medis Puskesmas Pati Jalabil yang berlangsung pagi tadi pada sabtu 04/04-2020 Bertempat di Desa Wangel Kecamatan Pp Aru Kabupaten Kepulauan Aru Provinsi Maluku untuk mencegah tertularnya Virus Corona atau Covit-19 oleh tim medis di bawah pimpinan Degres Soumokil AMK.

​​​​​​

Sasaran penyemprotan, antara lain stang pintu,meja,kursi,dan tempat tempat umum yang diduga sering di jamah oleh masyarakat setempat. 

Ketua Tim yang dibentuk oleh Kepala Puskesmas Patidjalabil Desa Wangel,sewaktu di konfirmasi pada saat penyemprotan  berlangsung menyebutkan
inisiatif ini itu diambil, agar masyarakat di desa  bisa terhindar dari serangan virus corona walaupun alat dan persediaan,campuran bahan yang  dipergunakan  penyemprotan  sangat sederhana. "Yang pasti bisa untuk melakukan suatu pencegahan dini,"
lanjutnya.

Selain adakan penyemprotan tim juga mensosialisasi cara mencampur bahan bahan yang perlu digunakan dalam mencega tertularnya corona virus.

"Kami  mengimbau kepada masyarakat setempat agar jangan sampai sering bergerombol duduk bersama,perlu mengambil jarak waktu baik berbicara atau duduk dengan orang,rajin mencuci tangan,harus menggunakan masker,dan terlebih khusus masyarakat yang baru pulang dari kota kota lain yang telah terjangkit Virus Corona atau Covit-19 agar harus melakukan Karantina mandiri selama 14 hari, dan dilarang untuk melakukan aktifitas apapun di dalam desa Wangel,selama dalam melakukan Karantina mandiri" tegas Degres.

Sementara Kepala Puskesmas PatiDjalabil Elisabeth untailawan,Amd.Kep mengatakan,sasaran utama penyemprotan Disinfitkan kepada masyarakat yang ada di desa binaan Puskesmas Patidjalabi. Soal bantuan Pemda sendiri dalam hal ini dari dinas Kesehatan belum ada karena masih fokus dengan tim gugus depan atau tiem inti pencegahan tertularnya Virus Corona atau Covid-19,di Kabupaten Kepulauan Aru.

Dia menghimbau kepada masyarakat Desa Wangel khusus dan masyarakat kabupaten kepulauan Aru secara umum agar bisa mematuhi anjuran pemerintah,baik itu pemerintah Pusat,maupun pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru sehingga  bisa sama sama memutuskan mata rantai Virus Corona atau Covid -19.

Dirinya juga menghimbau agar masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Kepulauan Aru yang baru pulang bepergian dari tempat/kota yang sudah terjangkit Virus Corona agar bisa Karantina mandiri selama 14 hari sesuai anjuran pemerinta Pusat dan Daerah,lebih baik kita mencegah dari pada mengobati dan dirinya juga meminta agar kita semua harus bisa saling membantu pemerintah untuk memutuskan tali rantai virus corona. 

"Saya juga meminta kepada seluruh rakyat Indonesia agar kita harus berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa agar segera membebaskan Negeri ini dari Virus Corona atau covid-19 yang lagi menggoncangkan dunia," tuturnya. (Jus)
Berita Terkait
Berita Lainnya