,
24 Mei 2020 | dibaca: 222 Kali
Pemerintah Dianggap Gagal Menangani Covid 19
noeh21


Pontianak, Skandal

Ketua Umum Persatuan Wartawan Mingguan Indonesia ( PWMI).  Gusti Suryadarma, SH. menilai pemerintah selama tiga bulan memerangi Covid 19 belum menunjukkan hasil signifikan.

"Belum lagi bicara dampak dari strategi penanganannya terhadap ekonomi. Yang jelas pemerintah sudah Gagal dalam memrangi virus Covid'19," jelas Gusti Suryadarma saat ditemui Skandal.

Gusti mengklaim sejak awal meragukan strategi pemerintah dalam penanganan virus tersebut, karena strategi tersebut seperti mengeringkan sumur tapi mata air tidak ditutup akhirnya hingga terjadi sumurnya tidak kering yang menimba kelelahan. 

"Kita hormati perjuangan saudara saudara kita yang siang malam berjuang dalam penanganan Covid'19. Permasalahannya strategi dari awal sudah salah," jelas Gusti.

Menurutnya, 
dari 2 Maret penerapan Social Distancing kemudian Physical Distancing akhirnya PSBB sesuai permintaan dari Daerah untuk menerapkan nya. Sekarang sudah 3 bulan Hasilnya. Apa? 

"Tidak Jelas. Kekurangan dari strategi pemerintah yang harus dilakukan :
Pertama, tidak menjemput bola, tetapi menunggu bola," tuturnya.

Kedua berperang sendirian tidak melibatkan masyarakat seperti slogan " Biar Kami Yang Kerja Anda Cukup Di Rumah Saja," tutur Gusti.

Begitupun penyuluhan ke masyarakat tidak maksimal. Keempat, ketegasan tidak ada. 
Kelima Tidak mengetahui medan ( istilah meliter mengetahui mana tempat musuh mana tempat kawan.

"Dari 5 unsur tidak ditemukan dalam Strategi Pemerintah dalam penanganan virus covid-19.Kita tidak perlu mencari siapa yang salah. Yang jelas yang salah adalah strategi nya. Pertanyaannya siapa konseptornya?," tenyanya menghela nafas panjang 

Jika bicara soal dampak , lanjutnya, jelas puluhan ribu masyarakat  terpapar, ribuan orang  berguguran  Belum lagi  dari ODP dan PDP yang berguguran. 

"Perjuangan bangsa ini Bertahun tahun dalam meningkatkan kesejahteraan rakyatnya jadi sirna.Orang miskin bertambah, pengangguran meningkat ," pungkasnya. (RH)
Berita Terkait
Berita Lainnya