,
22 Januari 2018 | dibaca: 168 Kali
Meutya Hafid Undang IMO-Indonesia Sumut Ke DPR RI
noeh21

Jakarta,
 
Meutya Hafid, anggota Komisi I DPR mengundang IMO Indonesia Sumatera Utara (DPW Sumut) berkunjung ke DPR jika ingin menyampaikan aspirasi.
 
Ajakan itu disampaikan oleh mantan jurnalis dan penyiar Metro TV itu saat bersilaturahmi dengan  Pengurus DPW IMO Sumut, Minggu (21/1) di Exist Cafe, Jalan Willem Iskandar.
 
Selain mengundang ke DPR, politisi Golkar ini memberikan restu keberadaan IMO Indonesia yang berkantor di Graha Fareza, Jalan Patung No 14, Johar Baru, Jakarta Pusat.


Meutya Hafid
 
“Walau secara resmi belum menerima masukan tentang IMO Indonesia, tapi saya akan mendukung IMO Indonesia sebagai organisasi media online di Tanah Air,” tutur Meutya, jebolan New South Wales University, di hadapan pengurus DPW IMO-Sumut yang terdiri dari Safrul Daulay, SH, MM (Ketua), Zul Syahdan (Sekretaris), Mutia Atikah (Bendahara), Ratno (Wakil Ketua), Harun Al Rasyid (Ketua Bidang Organisasi) dan pengurus lain seperti Nasrun, Novi Erawati Lubis, Rusli Hr dan Firman.
 
Bahkan, sebagai anggota Komisi I yang membidangi Komunikasi dan Informasi, Meutya mengaku sangat perlu banyak masukan tentang masalah komunikasi dan informasi di Sumatera Utara.
 
“Jika ada aspirasi, datang saja ke DPR, saya akan berusaha membantu mencari jalan keluar sesuai wewenang saya sbagai wakil rakyat,” kata Meutya.


Meutya diapit pengurus DPW IMO-Sumut

Ketua IMO Indonesia wilayah Sumut, Safrul Daulay, SH, MM menyampaikan kilas balik IMO Indonesia dideklarasikan oleh pengelola media online di Jakarta pada bulan Oktober 2017 lalu.
 
Sementara IMO Indonesia wilayah Sumut terbentuk dan dideklarasikan tanggal 9 Januari 2018 kemaren. “Pertengahan bulan Februari nanti IMO Indonesia akan menyelenggarakan Rakernas di Bali dalam rangka menyusun program kerja dan menyempurnakan organisasi IMO,” kata Safrul.
 
Safrul juga mengungkapkan, Meutya saat pendeklarasian tersebut, digadang-gadangkan sebagai Dewan Pembina IMO-Indonesia. “Saya tahu, karena pernah di WA oleh Ketum IPJI soal keberadaan Ibu Meutya di DPP IMO,” ungkap Safrul, mengutip keterangan Taufiq Rachman, Ketua Umum IPJI dan Ketua Dewan Penasehat IMO-Indonesia.
 
Selain Meutya, nama Bambang Soesetyo yang kini Ketua DPR RI, sempat masuk menjadi salah calon Ketua Dewan Pembina. Usulan itu mencuat, tatkala online yang didirikan oleh mantan wartawan itu menjadi anggota IMO-Indonesia. “Malah, terwakili pengelolanya menjadi pengurus DPP IMO Indonesia,” tambah Safrul, tetap mengutip keterangan Taufiq Rachman.
 
Kepada Meutya, Safrul membeberkan visi  IMO Indonesia  tetap  menjaga keseimbangan dalam pemberitaan dan pemersatu kebhinekaan. Sedangkan misinya menjadikan media online sebagai bagian dari industri pers yang memiliki nilai tambah, memperjuangkan regulasi yang berpihak kepada industri pers online, dan mencerdaskan kehidupan berbangsa dengan pemberitaan yang benar dan berimbang.

“Untuk itu kami di Sumatera Utara bertekad menjadikan IMO Indonesia Wilayah Sumut menjadi rumah yang akan menaungi dan meningkatkan kualitas wartawan dan pengelola media online di Sumatera Utara,

 
Berita Terkait
Berita Lainnya