,
07 Maret 2018 | dibaca: 84 Kali
Ketua KPU Muba Lantik PPS Kecamatan
noeh21
Ketua KPU Muba H. Firdaus Marfel SE.MSi. berjabat tangan dengan salah satu PPS yang di lantik

Sekayu, Skandal

Sebanyak 429 Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, dari Sembilan kecamatan dilantik Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muba, H Ahmad Firdaus Marvels SE MSi di Gedung Dharma Wanita Sekayu,Rabu (7/3/2018).

Ratusan orang PPS dilantik berasal dari 143 desa yang meliputi sembilan kecamatan yaitu, Kecamatan Sekayu, Lais, Sungai Keruh, Lawang Wetan, Batang Hari Leko, Keluang, Babat Toman, Sanga Desa, Plakat Tinggi.


Asisten 1 Pemkab Muba memberikan arahan pada PPS yang di lantik


Menurut Firdaus total keseluruhan anggota PPS pada Pemilu tahun 2019 ini yaitu 720 orang dan dilakukan pelantikan secara serentak di zona dua, tiga dan empat. 

"Adapun zona dua meliputi Kecamatan Bayung Lencir dan Tungkal Jaya dilaksanakan di Bayung Lencir, zona tiga yaitu Kecamatan Babat Supat dan Sungai Lilin dilaksanakan di Babat Supat, terakhir zona empat yaitu Kecamatan Lalan, "jelasnya.

Ketua KPU Muba juga berpesan, untuk melaksanakan kegiatan harus memiliki landasan jujur dan adil, serta memiliki tiga sifat penting yaitu, integritas, akuntabelitas dan profesionalitas. "Jaga kekompakan kebersamaan, sehingga pelaksanaan Pemilu yang damai dan sukses dapat kita wujudkan, "tutupnya.

Dalam sambutan Plt Bupati Muba, diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Rusli SP MM menyampaikan ucapan selamat kepada anggota PPS yang telah dilantik pada hari ini.

"Pelantikan saudara sebagai anggota PPS menunjukkan kapabilitas dan kepatutan saudara untuk mengemban amanat serta ikut berperan dalam penyelenggaraan pemilihan umum khususnya Pemilu tahun 2019 supaya berjalan dengan lancar, aman dan damai, "ujarnya.

Dikatakannya, peran PPS dalam menciptakan Pemilu 2019 yang lancar sangatlah besar, oleh karenanya kepercayaan ini harus disyukuri dengan melaksanakan tugas, peran dan fungsi PPS sebaik-baiknya. Sebagai anggota PPS diharapkan lebih berperan dalam mendorong masyarakat untuk sadar memilih pada tahun 2019.

Rusli menambahkan, tugas berat anggota PPS karena secara berturut-turut dua agenda pesta demokrasi,  pada tahun ini 2018 akan dilaksanakan Pilgub dan Wagub. Kemudian pada tahun 2019 akan dilaksanakan pemilihan legislatif serta Presiden dan Wapres RI.

"Kita tahu di Muba pemilihan Bupati dan Wabup pada tahun 2017 partisipasi pemilih hanya capai 59% , ini tentu banyak faktor penyebabnya. Untuk itu tugas berat PPS untuk mendorong dan memotivasi masyarakat agar memberikan hak polotiknya pada hari H nya nanti, karena tolak ukur keberhasilan Pemilu salah satunya adalah partisipasi mata pemilih dapat meningkat, diharapkan bisacapai di atas 80% mata pilih, "tandasnya.
Berita Terkait
Berita Lainnya