,
30 Maret 2020 | dibaca: 349 Kali
Ketua DPC.IPJI kabupaten Bogor Memberikan Penjelasan Arti STAY AT HOME.
noeh21


Bogor, Skandal

Ketua  DPC.IPJI kabupaten Bogor Harun ST memberikan penjelasan tentang Stay at home ( tetap di rumah ) kepada  awak media di kantor Sekretariat DPC.IPJI Pakansari, Kabupaten Bogor, Jumat 27/03/2020.

Penjelasan itu terkait kampanye "di rumah saja", seperti instruksi Bupati Kabuten Bogor  Ade Yasin meliburkan siswa siswi dari Paud ,SD,SMP,SMA sederajat.

Cuma instruksi itu tanpa  penjelasan kepada anak didik sehingga banyak pertanyaan datang dari siswa siswi kenapa di liburkan ? "Siswa siswi tahu mereka diliburkan dan belajar di rumah karena virus Corona saja," ucapnya.
  
Harun menambahkan, murid-murid  diliburkan sekolah 14 hari. Sayangnya banyak orang tidak memahami 
kenapa 14 hari dan untuk apa? Maklum imbauan itu tanpa disertai penjelasan yang memadai. Padahal 14 hari itu sangat penting dan harus disertai tindakan kepatuhan untuk menghentikan laju penularan Covid-19."14 hari itu harus mampu menyelamatkan ribuan," jelasnya.

 Menurut Harun, ketika seseorang kontak dengan apapun yang bisa menginfeksinya, maka harus ditunggu 14 hari minimal. "Jika tidak terjadi apa-apa, maka orang itu aman," tegasnya.

Libur 14 hari itu, tambahnya, memotong rantai penularan, dan akan berhasil jika semua orang tetap tinggal di rumah masing-masing selama 14 hari.

Contohnya,  seorang anak mulai libur tanhgal 16 Maret. Selama 14 hari dia akan masuk sekolah lagi. Di hari ke-15,  ternyata anak ini dan keluarganya menggunakan waktu libur dengan jalan mengunjungi kumpulan orang, atau ke tempat saudara, ke mall dan sebagaonya.

Seandainya dia jalan jalan di hari ke 10 dan terlular Covid-19 di tempat yg dikunjungi, mungkin pada hari ke 14/15 belum ada tanda tanda  sakit. Tetapi dia sudah membawa Covid-19 di tubuhnya, berpotensi menularkan andai dia masuk sekolah pada hari ke 15 dan seterusnya,  maka 14 hari libur sekolahnya itu tidak ada gunanya. Penularan terjadi juga di sekolah, efek domino akan berlangsung, rantai penularan tidak terputus.

Untuk itu, semua orang harus bekerjasama, semua warga Indonesia harus membantu, warga harus kompak, yaitu patuh untuk tidak kemana-mana dalam 14 hari itu sangat perlu.

Harun juga menambahkan  waktu 14 hari itu  berguna untuk saling pantau, jika ada orang yang menunjukkan gejala gejala menderita serangan Covid-19, bisa segera ditangani dan penularan stop hanya pada dia, karena  tidak ada kontak dengan orang lain dalam 14 hari itu.

"Jadi, mari kita mengisolasi diri, untuk diri sendiri dan orang lain,  mungkin pula dalam skala besar untuk umat manusia," tuturnya.

Ketua DPC IPJI kabupaten Bogor  berharap agar setiap orangnya dapat menjelaskan kepada orang-orang lain agar semua patuh dan pemerintah terbantu untuk stop penularan Covid-19.

"Jika tidak, maka 14 hari libur itu percuma , 14 tahun pun tak bisa stop penularan maka akan semakin bertambah korban tiap harinya," tambahnya.

Dia berharap wabah virus Corona yang ada  saat ini semoga cepat pergi dari Negara Indonesia, terutama dari Bogor agar kehidupan ke.bali normal, aman dan nyaman (red)
Berita Terkait
Berita Lainnya