,
04 Mei 2021 | dibaca: 37 Kali
Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy Teken Nota Kesepakatan Dengan Kemnaker.
noeh21
Sabar Kepala BLKI Lombok Timur. (Kiri) dan Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy dan Dirjen Binalatvoktas Budi Hartawan. (Kanan)
NTB - tabloidskandal.com.
Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) H.M.Sukiman Azmy secara resmi teken Nota Kesepakatan atau MoU dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) di BLKI Lombok Timur Senin, Tanggal 3 Mei 2021.
 
Sebelumnya Kepala BLKI Lotim Sabar dalam pidato laporannya menyatakan ucapan selamat datang di BLKI Lotim dan terimakasih kepada Bapak Dirjen Binalatvoktas Budi Hartawan dan semua peserta yang hadir sekaligus meminta petunjuk dan arahan dari Bapak Dirjen Binalatvoktas Budi Hartawan dan Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy untuk kemajuan BLKI Lombok Timur.
 
Adapun Nota Kesepakatan tersebut merupakan sinkronisasi program pelatihan kopetensi dan pendampingan kelompok masyarakat dalam meningkatkan skill atau keahlian masyarakat Lombok Timur.
 
Menurut Budi Hartawan selaku Dirjen Pembinaan dan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas ( Binalatvoktas) menyatakan kerjasama ini di harapkan bisa menjadi pioner di BLKI Lombok Timur.
 
Kami sangat mengapresiasi Bupati Lombok Timur yang telah memberikan dukungan penuh untuk peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Lombok Timur, NTB dan Indonesia, ungkapnya pada saat acara teken MOU di Lenek Kecamatan Aikmel Lombok Timur.
 
Ia juga mengatakan pada kesempatan itu Kemnaker memberikan pelatihan kepada masyarakat di sepuluh Desa atau Lurah di Lombok Timur yang terdiri dari dua paket pelatihan kejuruan barista dan empat paket commercial pastry dan juga empat paket cookery, ujarnya.
 
Pada kesempatan itu juga Bupati Lotim H.M.Sukiman Azmy membuka pelatihan dan menyerahkan dokumen hibah lahan seluas 3,5 Ha ke Kemnaker yang di terima oleh Dirjen Binalatvoktas Budi Hartawan, dan lahan tersebut akan di gunakan unruk perluasan pengembangan kejuruan baru yaitu pertanian, perikanan, dan peternakan di BLKI Lotim, pungkasnya.
 
Dari 21 BLKI di Indonesia hanya BLKI Lombok Timur yang mampu melakukan pemberdayaan dari Dana Desa dan ini merupakan bentuk tindak lanjut program transformasi BLKI Lotim untuk meningkatkan kualitas dan SDM masyarakat.
 
Bupati Lombok Timur menyatakan dalam setahun sekitar 2.540 tenaga kerja terampil yang bisa di cetak di BLKI Lotim artinya Lombok Timur bisa memperoleh Devisa yang sangat besar, ungkapnya.
 
Dan juga tenaga yang sudah memiliki kopetensi akan menghasilkan pendapatan dan hasil yang besar bekerja di berbagai negara di luar negeri dan mengirimkan hasil kesanak keluarganya, ungkap orang nomor satu di Lombok Timur.
(M.Amin).
Berita Terkait
Berita Lainnya