,
28 Maret 2018 | dibaca: 121 Kali
PWO harus Bisa Milik Semua Golongan
noeh21
Jakarta, Skandal

Di era globalisasi ini di mana akses informasi sangat mudah diakses dan terbuka, keberadaan media online sesuatu yang tidak bisa ditolak.

Karena itu dalam rangka meningkatkan profesionalisme diperlukan sebuah organisasi yang mewadahinya.

"Jadi, PWO Indonesia perlu disambut positif yang menaungi jurnalis online," papar Dewi Batubara dalam bincangnya di seluler pada Skandal.

Apalagi, menurutnya, PWO Indonesia dibidani oleh pengurus IPJI dan anak-anak muda IPJI yang punya pemikiran progresif. 

"Jadi perlu kita dukung," jelas Halak hita yang wajahnya "indo" India.

Dia juga mengharapkan, PWO-Indonesia mengedepankan pelatihan, sehingga lahirlah jurnalis online yang mumpuni.

"Bukan sekadar piawai menuangkan kalimat, juga penampilan layaknya eksekutif sebagai cerminan penghargaan terhadap profesi jurnalis," tuturnya.

Di zaman now ini, persaingan media begitu ketat dan memangsa. Di sinilah kunci pemenangnya bukan besarnya modal yang dikucurkan, melainkan peningkatan SDM dan kemauan yang kuat.

"Sinergisitas juga diperlukan, ditambah sesama Jurnalis," ujar Dewi yang kini akan menyelesaikan S2-nya di sebuah universitas swasta terkemuka di Jakarta.

Lewat sinergisitas ini, setidaknya PWO dapat mengangkat media online yang termarjinalkan, termasuk aturan-aturan yang diskriminasi.

PWO, lanjut Dewi, harus bisa memperjuangkan kesetaraan pers, sehingga tidak ada perlakuan yang tidak adil.

Lagi-lagi kuncinya ada pada peningkatan SDM, sinergisitas dan kreatifitas menyajikan informasi tanpa vested terhadap kepentingan tertentu.

"Sajikan informasi yang benar, apa adanya tanpa rasa takut kehilangan kue dari kelompok  tertentu," jelas Dewi, menyebut informasi saat ini dikuasai kelompok tertentu.

"Suka tidak suka, informasi yang disajikan pers hanya mewakili kalangan dan kepentingan tertentu," tuturnya gemas. 

Makanya, pinta Dewi, PWO dapat menjadi penyeimbang, sehingga menjadi penawar sekaligus pencerahan pada masyarakat.

"Saya yakin, semangat anak muda di PWO menjadi pembeda dalam memberikan informasi yang fair terhadap semua kelompok," pesan Dewi dalam obrolannya.
Berita Terkait
Berita Lainnya