Tutup Menu

PROYEK RATUSAN JUTA DI DESA WANGUNREJO DARI PUPR PATI  DI SEMBUNYIKAN

Sabtu, 13 Juni 2020 | Dilihat: 2095 Kali
    


Skandal Pati.

Proyek ratusan juta dari Dinas DPUPR Pati di Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati luput dari pengawasan.pembangunan Talut yang menggunakan pajak rakyat itu diduga ada unsur disembunyikan dari pantuan LSM dan media.

Gerakan nasional Pembrantasan Korupsi (GN-PK DPK PATI) Supriyanto,yang melakukan survai adanya dugaan bangunan yang diduga tidak memenuhi standar prosedur RAB (rencana anggaran biaya).
"Pembangunan Talut itu memang tidak transparan, bahkan pemborong bangunan kurang profesional dan terkesan ditutup tutupi supaya tidak di lihat oleh publik,"ujar Ketua Bidang Investigasi GNPK.





Sementara sejumlah bahan material juga berserakan mengganggu  lingkungan  di sekitar rumah warga Dukuh Kaliampo.Proyek Talut Sungai Kaliampo yang di bangun dengan sistem tahapan itu dari awal selalu tidak dipasangi papan nama proyek,entah cv atau pt. Informasinya tampak di sembunyikan oleh pemilik proyek yang di biayai dari duit rakyat.

Bahkan kabar yang beredar, proyek Talut yang pertama dulunya di awali dari bangunan Jembatan Dukuh Kaliampo. "Jembatan di tengah permukiman warga itu menghubungkan ke jalan arah makam muslim Dukuh Kaliampo serta menghubungkan juga ke arah Jalan Raya Pati Kudus atau lebih tepat berada di belakang  RM bekas Resto Sendang Sani,"tandas  Supriyono Sekretaris GNPK yang juga warga Desa Wangunrejo.

Menurut Supriyo, Bangunan talut selanjutnya pada tahap kedua  yaitu Bangunan Talut mengarah ke selatan sampai batas belakang rumahnya Abdul Khamid, warga Rt 06/01, Desa Wangunrejo, juga pembangunan tak pernah ada papan namanya hingga tahun 2020 ini pembangunan Talut sebelah barat rumahnya warga yang bernama Mbah Sapari.

"Bangunan Talut itu juga dikerjakan rekanan warga desa setempat," beber Supriyo di saat melakukan pantauannya.

Sementara pelaksana bangunan Talut itu sendiri adalah warga Dukuh Dudo yang bernama Sunarto. Pria lulusan sarjana tehnik itu selalu tak berada di tempat proyek di saat para awak media bermaksut untuk konfirmasi.

Benarkah sunarto dengan sengaja tak memasang papan nama proyek...?
Ataukah secara sembunyi sembunyi agar proyek dari biaya pajak rakyat itu tak diketahui publik...? ( pwopatijateng)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com