,
07 Maret 2018 | dibaca: 217 Kali
Presiden Jokowi dan Ulama Beberapa Negara akan Hadir di Muktamar Jatmi
noeh21

Skandal Pati -

Presiden Joko Widodo dan ulama dari beberapa negara  dijadwalkan akan membuka Muktamar Jam'iyah Ahli Thoriqoh Mu'tabaroh Indonesia ( Jatmi ) di Ponpes AKN Marzuqi ,Dukuh Slempong Dukuhseti Pati . Sesuai jadwal , Muktamar Jatmi akan diadakan selama tiga hari ,  dimulai  hari Sabtu penutupannya Senin . Rencananya , pembukaan oleh Presiden Jokowi , dan Yusuf Kalla juga akan hadir .

Kata Ketua Umum Jatmi KH Abdul Rauf , sejumlah tokoh penting yang akan hadir , di antaranya mantan Presiden RI Megawati , Menkopolhukam Jenderal TNI ( Purn ) Wiranto , Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang , Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedas , Mendagri Tjahjo Kumolo , Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung , Presiden PKS Sohibul Iman , Panglima TNI Marsekal , TNI Hadi Tjahjanto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Selain itu, ada pula Kepala BNP2TKI Nusron Wahid , Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto , Ketua Umum Perindo Harry Tanoe Soedibyo , Ketua Nasdem Suryo Paloh , Pengusaha Chairul Tanjung , Mantan Ketua MK Mahfud MD dan Menteri BUMN Rini Soemarno .

Sementara itu , Guru Mursyid Tarekad yang akan hadir dari seluruh Indonesia , Asia Tenggara , China dan Timur Tengah . "Persiapan kami sudah matang karena sudah dikebut dua bulan yang lalu " kata Rauf.

Sejumlah kegiatan yang dilakukan selama Muktamar antara lain seminar , batsul masail , rapat pleno , serta penetapan Ketua Umum dan Rais Aam Jatmi yang baru . 

KH Nasihin berharap Ketua Umum terpilih nantinya bisa mengemban amanah untuk organisasi tarekat tersebut .

Sederetan nama yang dicalonkan menjadi Ketua Umum Jatmi , KH Nasihin menyebut ada Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedas , Rafiudin cucu Syeh Nawawi Banten , Gubernur NTB Tuan Guru Bajang , Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar , dan Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara ( BIN ) As'ad Ali. Sedang  kandidat Rais Aam , ada tiga nama yaitu Syech Gozali dari Medan , Syech Rasyid dari Bengkulu dan Syech Samsul Bayan dari Padang.
(did ) 
Berita Terkait
Berita Lainnya